Pasukan Efraim yang Perkasa

Bilangan 2:19

Perkemahan Menurut Suku

PerikopPengaturan Tenda · Bilangan 2:1-34 →
“Pasukannya berjumlah 40.500 orang.”

Bilangan 2:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 2:19?

Ayat ini mencatat jumlah pasukan dari suku Efraim yang berkemah di sisi barat. Elisama bin Amihud adalah pemimpin suku Efraim, dan pasukannya berjumlah 40.500 orang.

Latar belakang

Kekuatan Efraim Dicatat

Musa menerima perintah TUHAN untuk mengatur perkemahan Israel. Ayat ini mencatat jumlah pasukan suku Efraim yang dipimpin oleh Elisama, anak Amihud.

Di mana

Gurun Sinai

Di perkemahan, dekat Gunung Sinai

Kapan

~1440 SM

Perjalanan ke Tanah Perjanjian

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, penerima perintah TUHAN

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan yang sedang dalam perjalanan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צְבָאוֹ

tseva'o · pasukannya

Tentara atau pasukan yang terorganisir

מִסְפָּר

mispar · jumlah

Angka atau perhitungan

נָשִׂיא

nasi · pemimpin

Kepala atau pemimpin suku

Kata-kata ini menunjukkan bahwa setiap suku memiliki pemimpin dan jumlah pasukan yang teratur, menekankan bahwa Allah adalah Allah yang teratur dan memperhatikan detail.

Tahukah kamu

Tidak Genap 40 Ribu?

Angka 40.500 mungkin tampak ganjil, tetapi dalam kepercayaan kuno, angka sering digunakan untuk menunjukkan kekuatan dan ketertiban, bukan sekadar statistik.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 2:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 2:19

✕  Sering dikira

Menganggap angka ini tidak realistis.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks sejarah, angka bisa bersifat simbolis atau pembulatan.

✕  Sering dikira

Mengabaikan pentingnya nama pemimpin.

✓  Yang sebenarnya

Nama-nama ini menunjukkan kepemimpinan yang sah dan tujuan Allah melalui keluarga tertentu.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 2:19

Setiap orang punya peran dan kontribusi yang tercatat di hadapan Tuhan. Kita tidak perlu dibandingkan dengan orang lain, tetapi setia melakukan bagian kita dengan baik.

Tuhan, tolong saya untuk menghargai peran saya dan melakukan tugas saya dengan setia, seperti suku Efraim yang teratur di perkemahan. Amin.