Suku-suku bergerak dalam barisan

Bilangan 10:22

Trompet Perak dan Perjalanan Israel

Selanjutnya, panji perkemahan Efraim berangkat menurut pasukan-pasukannya, dipimpin oleh Elisama, anak Amihud.

Bilangan 10:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 10:22?

Suku Efraim dipimpin oleh Elisama, anak Amihud, dan mereka berangkat setelah perkemahan Ruben. Panji Efraim memimpin kelompok suku yang di sebelah barat. Ini menunjukkan bahwa Allah mengatur setiap kelompok dengan teratur, dan setiap pemimpin memiliki tanggung jawab.

Latar belakang

Panji Efraim berangkat

Umat Israel mulai berjalan dalam urutan yang ditetapkan Allah. Suku Efraim memimpin kelompok barat, di bawah pimpinan Elisama.

Di mana

Padang Gurun Paran

Di tengah perjalanan, kemah besar

Kapan

~1440 SM

Pengembaraan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Bilangan

Tradisi Yahudi mengaitkan dengan Musa, ~1400 SM

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan yang sedang mengembara

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דֶּגֶל

degel · panji

Bendera atau panji militer.

אֶפְרַיִם

Efrayim · Efraim

Nama anak Yusuf, berarti 'buah yang berlipat ganda'.

צְבָא

tzava · pasukan

Kumpulan tentara atau pasukan.

Kata 'panji' menunjukkan keteraturan, 'Efraim' mengingatkan berkat, dan 'pasukan' menekankan kesiapan perang.

Tahukah kamu

Efraim dan Manasye

Efraim dan Manasye adalah anak Yusuf, tetapi mereka diangkat menjadi suku-suku tersendiri, sehingga menggantikan suku Yusuf.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 10:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 10:22

✕  Sering dikira

Mengira suku Efraim selalu memimpin seluruh bangsa

✓  Yang sebenarnya

Mereka memimpin kelompok barat, bukan seluruh bangsa

✕  Sering dikira

Mengira Elisama adalah imam

✓  Yang sebenarnya

Ia adalah pemimpin suku, bukan imam

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 10:22

Kepemimpinan datang dengan tanggung jawab untuk menuntun orang lain dengan benar. Sebagai pemimpin atau orang yang dipercaya, kita perlu mengandalkan Tuhan untuk membimbing langkah kita.

Ya Allah, jadikan aku pemimpin yang bijaksana, baik dalam keluarga maupun komunitas, dan tuntunlah aku untuk melayani orang-orang di sekitarku dengan setia. Amin.