Bilangan 18:19
“Aku, TUHAN, memberikan segala sesuatu yang dipersembahkan umat Israel sebagai persembahan kudus, menjadi milikmu. Itu akan menjadi bagianmu kepada anak-anakmu, baik laki-laki maupun perempuan. Perjanjian garam ini berlaku untuk selama-lamanya.””Bilangan 18:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Segala persembahan khusus, yakni persembahan kudus yang dipersembahkan orang Israel kepada TUHAN, Aku berikan kepadamu dan kepada anak-anakmu laki-laki dan perempuan bersama-sama dengan engkau; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya; itulah suatu perjanjian garam untuk selama-lamanya di hadapan TUHAN bagimu serta bagi keturunanmu."”Bilangan 18:19 · TB
Terjemahan Baru
“Untuk selama-lamanya, semua persembahan khusus yang dibawa orang-orang Israel kepada-Ku, Kuberikan kepadamu dan kepada anak-anakmu laki-laki dan perempuan. Peraturan itu berlaku untuk selama-lamanya dan menjadi ikatan perjanjian yang tidak dapat dibatalkan antara Aku dengan engkau dan keturunanmu."”Bilangan 18:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Aku memberikan kepada kalian semua persembahan kudus yang dipersembahkan orang Israel kepada-Ku. Bagian ini selalu untukmu dan anak-anakmu, laki-laki maupun perempuan. Perjanjian yang Aku buat denganmu dan keturunanmu ini berlaku untuk selama-lamanya.””Bilangan 18:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“All the heave offerings of the holy things, which the children of Israel offer unto the LORD, have I given thee, and thy sons and thy daughters with thee, by a statute for ever: it is a covenant of salt for ever before the LORD unto thee and to thy seed with thee.”Bilangan 18:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 18:19?
Ayat ini menegaskan bahwa pemberian kudus dari umat Israel menjadi bagian Harun dan keturunannya sebagai ketetapan selama-lamanya. Istilah 'perjanjian garam' melambangkan perjanjian yang tidak dapat dibatalkan, mirip dengan garam yang mengawetkan. Ini menunjukkan bahwa Allah memberikan jaminan yang kekal bagi imam.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 18:19
Perjanjian garam mengingatkan kita akan kesetiaan Allah yang tidak pernah berubah. Kita dapat hidup dengan keyakinan bahwa janji-janji-Nya selalu pasti dan tidak akan diingkari.
Tuhan, terima kasih untuk janji-Mu yang kekal dan tidak berubah; ajarlah aku untuk setia seperti Engkau setia. Amin.