Perjanjian Garam dengan Daud

2 Tawarikh 13:5

Hak Daud atas Takhta

PerikopAbia, Raja Yehuda · 2 Tawarikh 13:1-22 →
“Apa kamu tidak tahu bahwa TUHAN, Allah Israel, telah memberikan kuasa atas Israel kepada Daud dan anak-anaknya untuk selama-lamanya dengan suatu perjanjian garam?”

2 Tawarikh 13:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 13:5?

Abia menyebut 'perjanjian garam' yang Allah buat dengan Daud, yaitu perjanjian yang tidak dapat dibatalkan. Ini berarti kekuasaan atas Israel diberikan kepada Daud dan keturunannya selamanya.

Latar belakang

Mengingat Perjanjian Garam

Abia menegaskan bahwa Allah telah memberikan kerajaan Israel kepada Daud dan keturunannya melalui perjanjian yang permanen, seperti perjanjian garam yang tidak dapat dibatalkan. Ini adalah argumen teologis untuk menegaskan legitimasi dinasti Daud.

Di mana

Gunung Zemaraim

Di puncak gunung, melanjutkan pidato

Kapan

~913 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemberontakan Yerobeam
Kekalahan Israel
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Abia

Raja Yehuda, putra Rehabeam, ~30 tahun

Y

Kepada

Yerobeam dan seluruh Israel

Raja Israel Utara dan pasukannya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בְּרִית

berit · perjanjian

Perjanjian atau ikatan resmi yang mengikat dua pihak.

מֶלַח

melakh · garam

Garam, simbol keawetan dan kesetiaan.

עוֹלָם

olam · selama-lamanya

Masa yang panjang, kekal, atau selama-lamanya.

Perjanjian garam menekankan bahwa janji Allah kepada Daud bersifat kekal dan tidak dapat dibatalkan, dan menjadi dasar klaim Abia atas takhta.

Tahukah kamu

Perjanjian Garam

Dalam budaya Timur Dekat kuno, garam adalah simbol ketahanan dan keabadian, sehingga perjanjian garam berarti perjanjian yang tidak dapat rusak atau dibatalkan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 13:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 13:5

✕  Sering dikira

Menganggap perjanjian garam berarti perjanjian yang asin

✓  Yang sebenarnya

Garam melambangkan kekekalan dan ketidakrusakan, bukan rasa asin.

✕  Sering dikira

Mengira ini pertama kalinya Allah membuat perjanjian dengan Daud

✓  Yang sebenarnya

Ini mengacu pada perjanjian yang sudah ada sejak zaman Daud, bukan perjanjian baru.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 13:5

Allah setia pada janji-Nya, bahkan ketika manusia tidak setia. Kita pun dapat hidup dengan kepastian bahwa janji-janji Allah dalam Kristus selalu 'ya dan amin'. Peganglah itu dalam iman.

Bapa, terima kasih untuk kesetiaan-Mu pada janji-Mu. Tolong aku untuk percaya dan berpegang pada janji-Mu dalam setiap keadaan. Amin.