Api Ujian di Hadapan Tuhan
Bilangan 16:7
Pemberontakan Korah dan Hukuman
PerikopBeberapa Pemimpin Menentang Musa · Bilangan 16:1-40 →“nyalakan api di dalamnya dan taburkanlah kemenyan di atasnya di hadapan TUHAN besok. Yang dipilih TUHAN, dialah orang yang kudus. Hai anak-anak Lewi, cukuplah itu!””Bilangan 16:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“bubuhlah api ke dalamnya dan taruhlah ukupan di atasnya, di hadapan TUHAN pada esok hari, dan orang yang akan dipilih TUHAN, dialah yang kudus. Cukuplah itu, hai orang-orang Lewi!"”Bilangan 16:7 · TB
Terjemahan Baru
“(16:6)”Bilangan 16:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Besok, taruhlah bara api dan dupa ke dalamnya, dan bawalah itu ke hadapan TUHAN. Nanti Dia akan menunjukkan siapa yang dipilih-Nya. Kalian orang Lewi, benar-benar keterlaluan!””Bilangan 16:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And put fire therein, and put incense in them before the LORD to morrow: and it shall be that the man whom the LORD doth choose, he shall be holy: ye take too much upon you, ye sons of Levi.”Bilangan 16:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 16:7?
Musa menantang Korah dan para pengikutnya untuk membawa pedupaan berisi api dan kemenyan ke hadapan TUHAN besok pagi. TUHAN akan menunjukkan siapa yang kudus dan dipilih-Nya. Ini adalah ujian untuk membuktikan apakah klaim mereka benar atau tidak.
Latar belakang
Musa menetapkan ujian pedupaan
Musa menanggapi tuntutan Korah dan para pengikutnya yang mempertanyakan kepemimpinan Harun. Untuk membuktikan siapa yang kudus di hadapan Tuhan, Musa menyuruh mereka membawa pedupaan berisi kemenyan keesokan harinya, karena Tuhan akan menunjukkan pilihan-Nya.
Di mana
Padang gurun Sinai
Di dekat pintu kemah pertemuan, siang hari
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, gembala, ~120 tahun
Kepada
Korah dan para pengikutnya
Para pemberontak, termasuk 250 pemimpin Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וְתְנוּ אֵשׁ
vetnu esh · nyalakan api
memberi api, berarti menempatkan bara api ke dalam pedupaan
וְשִׂימוּ קְטֹרֶת
vesimu ketoret · taburkan kemenyan
meletakkan campuran rempah-rempah wangi untuk dibakar
לִפְנֵי יְהוָה
lifnei YHWH · di hadapan TUHAN
di depan wajah Tuhan, di tempat kehadiran-Nya
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa ujian itu bersifat ritual: api dan kemenyan adalah persembahan yang hanya boleh dipersembahkan oleh imam yang sah. Dengan menyuruh mereka melakukannya, Musa menguji hati mereka di hadapan Tuhan, bukan di depan manusia.
Tahukah kamu
Pedupaan adalah simbol ibadah
Dalam tradisi Yahudi, pedupaan hanya boleh digunakan oleh imam yang ditunjuk, dan kemenyan yang dibakar melambangkan doa umat yang naik ke hadirat Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 16:7
Imamat 10:1
Pelanggaran pedupaan
“Anak-anak Harun membawa pedupaan dan menaruh api yang tidak kudus, lalu mati.”
Bilangan 17:5
Ujian pilihan Tuhan
“Orang yang Kupilih, dialah yang akan Kupilih; tongkatnya akan bertunas.”
Mazmur 141:2
Kemenyan simbol doa
“Biarlah doaku dianggap sebagai persembahan kemenyan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 16:7
✕ Sering dikira
Menganggap ujian pedupaan sebagai sihir atau permainan untung-untungan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah ujian kekudusan yang serius, menentukan siapa yang benar-benar dipilih Tuhan untuk melayani.
✕ Sering dikira
Mengira semua orang boleh membakar kemenyan di hadapan Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Hanya imam yang ditunjuk yang boleh melakukannya; pelanggaran berakibat fatal.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 16:7
Saat kita merasa ingin merebut posisi atau otoritas orang lain, ingatlah bahwa Tuhan yang berhak menentukan siapa yang dipanggil. Daripada iri dan bersaing, lebih baik kita fokus menjalankan peran yang Tuhan percayakan kepada kita dengan setia.
Tuhan, ajari aku untuk rendah hati dan tidak iri pada posisi orang lain, tetapi setia dalam panggilan yang Engkau berikan. Amin.