Laporan Buruk tentang Negeri
Bilangan 13:32
Laporan Para Pengintai
“Demikianlah mereka menyampaikan laporan buruk kepada umat Israel tentang negeri yang mereka intai dengan berkata, “Negeri yang kami intai itu merupakan negeri yang memakan penduduknya. Semua orang yang kami lihat di sana berperawakan besar.”Bilangan 13:32 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Juga mereka menyampaikan kepada orang Israel kabar busuk tentang negeri yang diintai mereka, dengan berkata: "Negeri yang telah kami lalui untuk diintai adalah suatu negeri yang memakan penduduknya, dan semua orang yang kami lihat di sana Bilangan 13.33–14.6 81 adalah orang-orang yang tinggi-tinggi perawakannya.”Bilangan 13:32 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu mereka menyebarkan cerita bohong di kalangan orang Israel tentang negeri yang sudah mereka mata-matai itu. Kata mereka, "Negeri itu sangat berbahaya, bahkan untuk penduduknya sendiri. Orang-orang yang kami lihat di sana sangat besar badannya.”Bilangan 13:32 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Bahkan untuk menguatkan pendapat mereka, ada yang berbohong dengan berkata, “Negeri itu penuh dengan bahaya mematikan! Banyak sekali korban dari penyakit dan peperangan.” Ada juga yang menambahkan, “Orang-orang yang kami lihat di sana semuanya tinggi besar.”Bilangan 13:32 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they brought up an evil report of the land which they had searched unto the children of Israel, saying, The land, through which we have gone to search it, is a land that eateth up the inhabitants thereof; and all the people that we saw in it are men of a great stature.”Bilangan 13:32 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 13:32?
Laporan buruk ini menggambarkan negeri yang subur tetapi juga berbahaya, seolah-olah 'memakan penduduknya'. Para pengintai membesar-besarkan ancaman, menggambarkan penduduknya sebagai raksasa, yang membuat orang Israel putus asa dan takut.
Latar belakang
Melebih-lebihkan bahaya
Para pengintai menyebarkan laporan buruk, menggambarkan negeri itu 'memakan penduduknya' dan penduduknya raksasa. Mereka membuat umat semakin takut dan putus asa.
Di mana
Kadesh-barnea
Di hadapan seluruh umat, di perkemahan
Kapan
~1445 SM
Pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Para pengintai (mayoritas)
Sepuluh pemimpin yang menakut-nakuti umat
Kepada
Musa dan seluruh umat Israel
Orang-orang yang berkumpul di Kadesh
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָכַל
akhal · memakan
Melahap, menghabiskan, atau memakan
יֹשֵׁב
yoshev · penduduknya
Orang yang tinggal atau menghuni suatu tempat
מִדָּה
middah · besar
Ukuran, tinggi, atau perawakan
Kata 'memakan' (akhal) menggambarkan negeri itu sebagai pemangsa, bukan pemberi hidup. Padahal, Allah menjanjikan negeri yang berlimpah susu dan madu. Mereka memandang berkat sebagai ancaman.
Tahukah kamu
Hiperbola atau fakta?
Ungkapan 'negeri yang memakan penduduknya' mungkin berarti negeri itu tidak aman karena perang atau penyakit, tetapi bisa juga hiperbola untuk menakut-nakuti. Namun, Kaleb dan Yosua tidak terpengaruh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 13:32
Ulangan 1:28
Menggemakan laporan
“juga kami melihat orang-orang Enak di sana.”
Mazmur 106:24
Akibat ketidakpercayaan
“Mereka menolak negeri yang indah itu; mereka tidak percaya kepada firman-Nya.”
Ibrani 3:19
Ketidakpercayaan menghalangi
“Demikianlah kita lihat, bahwa mereka tidak dapat masuk oleh karena ketidakpercayaan mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 13:32
✕ Sering dikira
Menganggap laporan mereka murni fakta objektif.
✓ Yang sebenarnya
Itu laporan subjektif yang dibumbui ketakutan dan ketidakpercayaan.
✕ Sering dikira
Mengira negeri itu benar-benar jahat secara fisik.
✓ Yang sebenarnya
Negeri itu subur, tetapi mereka menolak masuk karena takut pada penghuninya.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 13:32
Kata-kata kita bisa membangun atau menghancurkan iman orang lain. Berhati-hatilah dalam berbicara, jangan menyebarkan negativitas yang membuat orang lain takut dan ragu. Pilihlah kata-kata yang membangun dan penuh harapan.
Ya Tuhan, bantu saya untuk selalu mengucapkan kata-kata yang membangun iman, bukan yang menimbulkan ketakutan. Amin.