Bongkar Tenda Suci

Bilangan 10:17

Trompet dan Perjalanan Israel

Kemudian, Tenda Suci dibongkar. Orang-orang dari keluarga Gerson dan Merari yang mengangkut Tenda Suci itu pun berangkat.

Bilangan 10:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 10:17?

Setelah kelompok Yehuda berangkat, Tenda Suci dibongkar dan diangkut oleh keluarga Gerson dan Merari. Ini menunjukkan bahwa ibadah dan hadirat Tuhan selalu dibawa dalam perjalanan bangsa Israel.

Latar belakang

Suku Gerson dan Merari Mengangkut Tenda

Setelah Yehuda dan Isakhar berangkat, Tenda Suci dibongkar. Keluarga Gerson dan Merari mendapat tugas mengangkut tenda tersebut, sehingga mereka berangkat di urutan kedua.

Di mana

Padang gurun Sinai

Di padang gurun, saat berangkat dari Gunung Sinai

Kapan

~1445 SM

Perjalanan menuju Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, ~80 tahun, pria tua yang bijaksana

U

Kepada

Umat Israel

Sekumpulan orang-orang pilihan, ~2 juta jiwa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָשָׂא

nasa · mengangkut

membawa atau mengangkat

מִשְׁכָּן

mishkan · Tenda Suci

tempat kediaman atau tabernakel

נָסַע

nasa · berangkat

memindahkan kemah atau berjalan

Kata-kata ini menunjukkan bahwa tugas mengangkut Tenda Suci adalah pelayanan yang mulia dan kudus.

Tahukah kamu

Tenda Suci adalah gambaran kehadiran Allah

Bangsa Israel membawa Tenda Suci sebagai tanda bahwa Allah tinggal di tengah-tengah mereka.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 10:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 10:17

✕  Sering dikira

Mengira Tenda Suci diangkut oleh semua orang

✓  Yang sebenarnya

Hanya keturunan Gerson dan Merari yang ditugaskan.

✕  Sering dikira

Menyamakan Tenda Suci dengan Bait Allah

✓  Yang sebenarnya

Bait Allah dibangun kemudian; Tenda Suci adalah pendahulunya.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 10:17

Dalam setiap langkah kita, hadirat Tuhan harus tetap menjadi prioritas. Meskipun sibuk, jangan tinggalkan ibadah dan saat teduh. Bawa Tuhan dalam setiap perkara, dan Dia akan memimpinmu.

Tuhan, jadikan hadirat-Mu pusat dalam setiap perjalanan hidupku. Amin.