Aturan Kemah Suci
Bilangan 1:51
Peraturan Mengenai Kemah Suci
PerikopMusa Menghitung Orang Israel · Bilangan 1:1-54 →“Jadi, apabila Tenda Suci hendak berangkat, orang Lewi yang harus membongkarnya. Apabila Tenda Suci harus didirikan, orang Lewi yang harus memasangnya. Orang awam yang mendekatinya harus dihukum mati.”Bilangan 1:51 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila berangkat, Kemah Suci harus dibongkar oleh orang Lewi, dan apabila berkemah, Kemah Suci harus dipasang oleh mereka; sedang orang awam yang mendekat harus dihukum mati.”Bilangan 1:51 · TB
Terjemahan Baru
“Apabila kamu pindah, orang-orang Lewi itu harus membongkar Kemah-Ku, lalu memasangnya kembali di setiap tempat berkemah yang baru. Selain mereka, siapa saja yang mendekati Kemah itu harus dihukum mati.”Bilangan 1:51 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Setiap kali kemah-Ku dipindahkan, hanya orang Lewi yang bertugas membongkar dan mendirikannya kembali. Selain mereka, siapa pun yang mendekati kemah-Ku akan dihukum mati.”Bilangan 1:51 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when the tabernacle setteth forward, the Levites shall take it down: and when the tabernacle is to be pitched, the Levites shall set it up: and the stranger that cometh nigh shall be put to death.”Bilangan 1:51 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 1:51?
Orang Lewi yang berhak membongkar, memindahkan, dan mendirikan Kemah Suci. Orang awam yang mendekatinya harus dihukum mati. Ini menunjukkan kesucian tempat itu dan tugas yang diberikan khusus kepada orang Lewi.
Latar belakang
Peraturan Ketat untuk Orang Lewi
TUHAN menegaskan bahwa orang Lewi bertugas membongkar dan memasang Tenda Suci saat perpindahan. Orang bukan Lewi yang mendekat akan dihukum mati.
Di mana
Gurun Sinai
Di sekitar Tenda Pertemuan, waktu memberikan aturan
Kapan
~1440 SM
Pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, pemberi perintah
Kepada
Musa
Pemimpin umat Israel, pembawa hukum
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יִפְרְקוּ
yifreku · membongkarnya
Melepaskan atau membongkar pasang
יַקִּימוּ
yakimu · memasangnya
Mendirikan atau menegakkan
זָר
zar · awam
Orang asing atau bukan orang Lewi
Kata 'membongkar' dan 'memasang' (yifreku dan yakimu) menunjukkan sikap yang hati-hati dan teratur. 'Zar' (awam) menekankan pemisahan: hanya mereka yang dipanggil boleh masuk ke tempat kudus, menjunjung tinggi kekudusan Allah.
Tahukah kamu
Batas yang Tegas
Larangan mendekat ini menunjukkan kekudusan Allah; aturan serupa ada di Taman Eden, di mana Adam dan Hawa diusir karena mendekati pohon pengetahuan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 1:51
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 1:51
✕ Sering dikira
Mengira hukuman mati ini kejam dan tidak adil.
✓ Yang sebenarnya
Ini menegaskan kekudusan Allah; bukan tentang kebencian, tapi tentang menjaga batas yang ditetapkan.
✕ Sering dikira
Berpikir orang Lewi boleh masuk ke mana saja dalam kemah.
✓ Yang sebenarnya
Mereka pun hanya boleh di area tertentu; imam yang masuk ke tempat maha kudus.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 1:51
Ada hal-hal dalam hidup yang membutuhkan kekudusan dan pemisahan. Kita perlu menghormati hal-hal yang kudus dan tidak meremehkan perintah Tuhan. Belajarlah untuk mengenali batasan yang Tuhan tetapkan dan hidup dalam ketaatan.
Tuhan, mampukan aku untuk menghormati kekudusan-Mu dan menjauhi segala hal yang boleh mendatangkan murka-Mu, serta menaati perintah-Mu dengan sungguh-sungguh. Amin.