Tak seorang pun sanggup membantah Allah

Ayub 9:3

Manusia Tak Dapat Membantah Allah

PerikopTidak Seorang pun Dapat Bertahan di Hadapan Allah · Ayub 9:1-35 →
“Jika orang ingin berbantah dengan Dia, dia tidak bisa menjawab-Nya satu pun dari seribu kali.”

Ayub 9:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 9:3?

Ayub menyadari bahwa jika manusia berusaha berbantah dengan Allah, ia pasti kalah. Allah terlalu bijaksana dan kuat, sehingga manusia tidak mungkin menang dalam perdebatan dengan-Nya.

Latar belakang

Manusia tak berdaya membantah Allah

Ayub melanjutkan bahwa jika Allah memanggil manusia untuk berdebat, manusia tidak akan mampu menjawab sekalipun satu dari seribu pertanyaan-Nya. Ini menunjukkan kebesaran dan kemuliaan Allah.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat pembuangan abu, di antara reruntuhan rumahnya

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Patriarkh

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan harta dan anak
Penderitaan Ayub berkepanjangan
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang kehilangan segalanya, ~40-50 tahun

T

Kepada

Teman-teman Ayub

Elifas, Bildad, dan Zofar

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רִיב

riv · membantah

berbantah, berdebat, atau mengajukan perkara

מִי

mi · siapa

kata tanya: siapa?

אֶלֶף

'elef · seribu

seribu, juga berarti kelompok atau keluarga

Kata 'riv' membawa nuansa hukum: seperti sidang pengadilan. Ayub menggunakan metafora ini untuk menunjukkan bahwa manusia tidak punya dasar untuk menggugat Allah, karena Allah adalah hakim yang tak terbantahkan.

Tahukah kamu

Angka seribu

Angka seribu sering dipakai sebagai simbol jumlah yang sangat besar; jadi 'satu dari seribu' berarti tidak ada satu pun jawaban.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 9:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 9:3

✕  Sering dikira

Mengira Ayub berkata bahwa Allah tidak mau mendengar keluhan manusia.

✓  Yang sebenarnya

Ayub sedang menekankan keagungan Allah, tetapi ia tetap berani mengungkapkan perasaannya.

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini berarti manusia tidak boleh bertanya atau berdebat dengan Allah.

✓  Yang sebenarnya

Ayub sendiri berdebat dengan Allah; yang ia katakan adalah bahwa manusia tidak berhak menuntut jawaban.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 9:3

Daripada mencoba berdebat dengan Tuhan, lebih baik kita datang dengan sikap rendah hati dan berserah, karena pemikiran-Nya jauh lebih tinggi dari kita.

Tuhan, ajar aku untuk rendah hati dan tidak selalu ingin menang dalam argumentasi, terutama terhadap-Mu. Amin.