Pertanyaan tentang kebenaran manusia
Ayub 9:2
Manusia Tak Dapat Membantah Allah
PerikopTidak Seorang pun Dapat Bertahan di Hadapan Allah · Ayub 9:1-35 →““Betul, aku tahu bahwa itu memang benar. Namun, bagaimana manusia bisa benar di hadapan Allah?”Ayub 9:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Sungguh, aku tahu, bahwa demikianlah halnya, masakan manusia benar di hadapan Allah?”Ayub 9:2 · TB
Terjemahan Baru
“(9:1)”Ayub 9:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I know it is so of a truth: but how should man be just with God?”Ayub 9:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 9:2?
Ayub mengakui kebenaran umum tentang kedaulatan Allah, tetapi ia mempertanyakan bagaimana manusia yang fana bisa dianggap benar di hadapan Allah yang begitu kudus dan agung.
Latar belakang
Kebenaran sejati mustahil bagi manusia
Ayub mengakui bahwa manusia tidak mungkin benar di hadapan Allah. Ini bukan sinis, tetapi pengakuan jujur tentang jurang antara Allah yang mahasuci dan manusia yang berdosa.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat pembuangan abu, di antara reruntuhan rumahnya
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Patriarkh
Yang berbicara
Ayub
orang saleh yang kehilangan segalanya, ~40-50 tahun
Kepada
Teman-teman Ayub
Elifas, Bildad, dan Zofar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צָדַק
tsadaq · benar
menjadi benar, dibenarkan, atau adil
אֱנוֹשׁ
'enosh · manusia
manusia yang lemah dan fana
עִם
'im · hadapan
bersama, di hadapan, di sisi
Istilah 'enosh' menekankan kelemahan manusia, dan 'tsadaq' adalah standar keadilan Allah. Jadi Ayub menyatakan bahwa manusia yang rapuh tidak mungkin mencapai standar ilahi itu sendiri, menyoroti kebutuhan akan pembenaran dari luar.
Tahukah kamu
Kata 'benar'
Kata Ibrani yang dipakai di sini (tsadaq) sering digunakan dalam konteks hukum, seperti putusan pengadilan yang menyatakan seseorang tidak bersalah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 9:2
Pengkhotbah 7:20
menegaskan ketiadaan orang benar
“Sesungguhnya, tidak ada orang benar di bumi yang berbuat baik dan tidak pernah berbuat dosa.”
Roma 3:23
universalitas dosa
“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.”
Ayub 25:4
pertanyaan senada
“Bagaimana manusia dapat benar di hadapan Allah?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 9:2
✕ Sering dikira
Menganggap Ayub berbicara tentang keselamatan secara kristiani, padahal ia belum punya konsep penebusan.
✓ Yang sebenarnya
Ayub sedang bergumul tentang bagaimana manusia dapat berhubungan dengan Allah yang kudus; jawabannya belum lengkap.
✕ Sering dikira
Mengira Ayub putus asa total dan menyerah.
✓ Yang sebenarnya
Ayub tetap mencari Allah, meskipun ia bingung; ini adalah awal dari pencarian yang lebih dalam.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 9:2
Kita sering merasa tidak layak di hadapan Tuhan, tetapi justru di situlah kasih karunia-Nya bekerja. Kita tidak perlu berjuang dengan kekuatan sendiri untuk diterima Allah.
Ya Allah, terima kasih karena melalui Yesus, aku dapat berdiri benar di hadapan-Mu, bukan karena usahaku sendiri. Amin.