Kecewa pada hidup yang fana

Pengkhotbah 2:17

Kesia-siaan Kesenangan dan Hikmat

Karena itu, aku membenci kehidupan karena pekerjaan yang dilakukan di bawah matahari itu menyedihkan bagiku. Sebab, semuanya adalah kesia-siaan dan usaha mengejar angin.

Pengkhotbah 2:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Pengkhotbah 2:17?

Pengkhotbah membenci hidup karena semua pekerjaan di bawah matahari terasa menyedihkan dan sia-sia. Frustrasi muncul karena segala usaha tidak memberikan kepuasan yang bertahan, semuanya seperti mengejar angin.

Latar belakang

Membenci kehidupan yang sia-sia

Karena semua kerja keras dan hikmat tidak menghasilkan kepuasan abadi, Pengkhotbah sampai pada titik membenci kehidupan itu sendiri. Pekerjaan yang dilakukan di bawah matahari terasa menyedihkan dan sia-sia.

Di mana

Yerusalem

Di istana raja, saat merenung

Kapan

~950 SM

zaman keemasan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan Bait Suci
Perpecahan kerajaan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pengkhotbah

Sang raja, penulis kitab, merenung. ±950 SM

P

Kepada

Pembaca

Orang-orang yang mencari makna hidup

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׂנֵא

sane · membenci

merasa muak, menolak dengan tegas

חַיִּים

chayyim · kehidupan

kehidupan, keberadaan di dunia

רְעוּת רוּחַ

re'ut ruach · mengejar angin

menggembalakan angin, usaha sia-sia

Membenci kehidupan berarti menolak realitas yang terbatas, tetapi 'mengejar angin' menunjukkan betapa sia-sianya usaha manusia. Ini mengungkap keputusasaan yang jujur tentang keterbatasan hidup.

Tahukah kamu

Frasa 'di bawah matahari'

Frasa ini muncul 29 kali dalam Kitab Pengkhotbah dan tidak ditemukan di kitab lain. Ini menjadi ciri khas penglihatan dunia dari perspektif horizontal.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 2:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 2:17

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan untuk bunuh diri.

✓  Yang sebenarnya

Ini bukan seruan bunuh diri, tetapi penilaian realistis tentang frustrasi hidup. Ayat 24 memberikan jalan keluar: menikmati karunia Allah.

✕  Sering dikira

Membenci kehidupan adalah dosa.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah ungkapan jujur dari penderitaan manusia, yang mengarah pada pengakuan bahwa hidup tanpa Allah sia-sia.

Renungan

Renungan Singkat Pengkhotbah 2:17

Ketika lelah dengan rutinitas dan kekecewaan, ingatlah bahwa kepuasan sejati hanya ditemukan dalam hubungan dengan Tuhan, bukan dalam pekerjaan atau hal duniawi lain.

Ya Allah, saat aku lelah dan kecewa, tariklah aku kepada-Mu, sumber kepuasan yang sejati. Amin.