Memohon Belas Kasihan

Ayub 9:15

Ayub Merespons: Manusia Tak Kuasa Melawan Allah

Meskipun aku di sisi yang benar, aku tidak bisa menjawab-Nya; aku hanya bisa memohon belas kasihan kepada Hakimku.

Ayub 9:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 9:15?

Ayub tahu bahwa sekalipun ia benar, ia tidak bisa membela diri di hadapan Allah. Satu-satunya jalan adalah memohon belas kasihan, bukan menuntut keadilan. Ini menunjukkan keputusasaan dan kerendahan hati Ayub di hadapan murka Allah.

Latar belakang

Bersalah atau Tidak, Hanya Belas Kasihan

Ayub mengakui bahwa sekalipun ia benar, ia tidak dapat berdebat dengan Allah. Satu-satunya harapan adalah memohon belas kasihan Hakimnya.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat pembuangan abu, berdiskusi

Kapan

~2000 SM (periode patriarkh)

Kitab Puisi / Hikmat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Teman-teman terus menasihati
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Orang saleh yang menderita, mantan kaya raya

T

Kepada

Teman-teman Ayub

Elifas, Bildad, dan Zofar yang menghakimi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צָדַק

tsadaq · benar

menjadi benar, adil, atau dibenarkan

עָנָה

anah · menjawab

merespons, bersaksi

חָנַן

chanan · belas kasihan

menunjukkan kemurahan, mengasihani

Kata 'tsadaq' (benar) dan 'chanan' (belas kasihan) menunjukkan bahwa di hadapan Allah, kebenaran manusia tidak cukup; kita butuh anugerah-Nya.

Tahukah kamu

Bahasa peradilan

Ayub memakai istilah hukum 'Hakim' dan 'belas kasihan', menunjukkan konsep pengadilan ilahi yang adil namun tak terjangkau.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 9:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 9:15

✕  Sering dikira

Ayub mengaku dirinya berdosa dan layak dihukum.

✓  Yang sebenarnya

Ayub tetap mempertahankan ketidakbersalahannya, tetapi ia sadar tak mampu berdebat dengan Allah.

✕  Sering dikira

Belas kasihan Allah tidak penting dalam Perjanjian Lama.

✓  Yang sebenarnya

Ayub menunjukkan bahwa belas kasihan Allah sudah relevan sejak zaman dahulu.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 9:15

Kita sering merasa diri kita benar dan pantas mendapat pembelaan. Namun, di hadapan Allah yang kudus, kita semua butuh belas kasihan. Renungkanlah: apakah kita datang kepada Allah dengan sikap memohon kasih atau menuntut hak?

Bapa, aku memohon belas kasihan-Mu, bukan keadilan; karena aku tahu aku tak layak di hadapan-Mu. Amin.