Pertanyaan Retoris tentang Keadilan Allah

Ayub 8:3

Allah Pasti Adil

PerikopBildad Membela Keadilan Allah · Ayub 8:1-22 →
“Apakah Allah membengkokkan keadilan? Atau, apakah Yang Mahakuasa membengkokkan kebenaran?”

Ayub 8:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 8:3?

Bildad mempertanyakan keadilan Allah: Apakah Allah bisa berlaku tidak adil? Ia menegaskan bahwa Allah tidak mungkin membengkokkan keadilan dan kebenaran. Ini adalah keyakinan dasar bahwa Allah itu adil.

Latar belakang

Bildad Mempertanyakan Keadilan Allah

Bildad mengajukan pertanyaan retoris: 'Apakah Allah membengkokkan keadilan?' Ia yakin Allah selalu adil, jadi pasti ada alasan di balik penderitaan Ayub. Ini menjadi dasar teologinya: penderitaan pasti karena dosa.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat pembuangan abu

Kapan

~2000 SM (setting)

Zaman para patriark

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub mempertanyakan nasibnya
Bildad mengajak Ayub bertobat
Kamu di sini
B

Yang berbicara

Bildad, orang Suah

Sahabat Ayub, ~40 tahun

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, ~60 tahun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יְעַוֵּת

ye'avet · membengkokkan

Memutar, membuat tidak lurus, menyelewengkan

מִשְׁפָּט

mishpat · keadilan

Keputusan hukum, keadilan

צֶדֶק

tsedeq · kebenaran

Kebenaran, keadilan, ketulusan

Kata 'mishpat' dan 'tsedeq' sering dipakai bersama untuk menunjukkan keadilan yang menyeluruh. Bildad memakai ini untuk menegaskan bahwa Allah tidak mungkin tidak adil, tapi ia lupa bahwa keadilan Allah tidak selalu sesuai dengan logika manusia.

Tahukah kamu

Keadilan dalam Ibrani

Kata 'keadilan' dalam Ibrani adalah 'mishpat', yang juga berarti 'penghakiman' atau 'keputusan hukum'. Ini menunjukkan konsep keadilan yang terkait dengan tindakan Allah sebagai hakim.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 8:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 8:3

✕  Sering dikira

Mengira Bildad sedang mengajarkan teologi yang benar tentang penderitaan.

✓  Yang sebenarnya

Bildad benar bahwa Allah adil, tapi salah menyimpulkan bahwa semua penderitaan disebabkan dosa pribadi.

✕  Sering dikira

Menganggap pertanyaan Bildad adalah retoris yang tidak perlu dijawab.

✓  Yang sebenarnya

Pertanyaan ini memang retoris, tapi justru keliru karena menyiratkan bahwa Ayub pasti berdosa.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 8:3

Ketika kita merasa tidak adil, ingatlah bahwa Allah tidak pernah salah. Percayalah bahwa pada akhirnya keadilan-Nya akan ditegakkan, meski kita tidak selalu mengerti jalan-Nya saat ini.

Tuhan, saat aku merasa tidak adil, ingatkan aku bahwa Engkau selalu adil dan benar. Amin.