Akar melilit batu

Ayub 8:17

Bildad: Orang Fasik Akan Layu

Akar-akarnya membalut timbunan batu, dan mencari tempat di antara batu-batu.

Ayub 8:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 8:17?

Akar-akar tanaman itu melilit batu dan mencari-cari tempat di antara bebatuan, menunjukkan bahwa kekuatan orang fasik terlihat seperti menembus rintangan. Namun, ini juga menggambarkan akar yang tumbuh di tanah berbatu, yang tidak berkelanjutan.

Latar belakang

Palsu yang berakar di tempat tandus

Bildad melanjutkan perumpamaan: akar tanaman itu melilit timbunan batu, bukan di tanah yang baik. Ini melambangkan orang fasik yang berusaha bertahan di tempat yang tidak cocok, yaitu kejahatan.

Di mana

Tanah Uz

Di tumpukan abu, tempat Ayub berkabung

Kapan

~2000 SM (masa para patriark)

Periode Ayub

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian anak-anak Ayub
Pemulihan Ayub
Kamu di sini
B

Yang berbicara

Bildad

Orang Suah, sahabat Ayub yang dogmatis

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, sedang mencari keadilan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁרָשָׁיו

shorashav · akar-akarnya

akar-akarnya (plural), dasar dari suatu pohon

פָּקַק

paqaq · membalut

melilit, membungkus erat

גַּל

gal · timbunan batu

tumpukan batu, reruntuhan

Akar yang 'membalut' batu menunjukkan upaya mati-matian untuk bertahan di tempat yang salah. Ini gambaran orang yang bergantung pada hal-hal duniawi yang tidak memberi kehidupan.

Tahukah kamu

Batu sebagai simbol kekuatan

Dalam budaya kuno, batu melambangkan kekuatan dan ketahanan, tetapi di sini justru menunjukkan lingkungan yang tidak mendukung pertumbuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 8:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 8:17

✕  Sering dikira

Akar yang kuat di batu berarti orang fasik akan tetap kuat.

✓  Yang sebenarnya

Batu bukan tempat bertumbuh; akar itu tidak akan berbuah.

✕  Sering dikira

Bildad berbicara tentang orang percaya yang berakar di Kristus.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini justru menggambarkan orang yang tidak bertuhan.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 8:17

Akar hubunganmu dengan Allah harus tumbuh dalam, bukan dangkal di atas permukaan. Luangkan waktu untuk membaca Firman dan berdoa setiap hari agar hidupmu berakar kuat, bukan hanya melekat di permukaan.

Bapa, dalamkan akar imanku di dalam Engkau, agar aku tetap berdiri teguh dalam segala musim. Amin.