Ayub Memohon Pengampunan dan Mau Mati
Ayub 7:21
Ayub Berharap Diampuni dan Dibiarkan Mati
“Mengapa Engkau tidak mengampuni pelanggaranku, dan menghapus kesalahanku? Sebab, sekarang, aku akan berbaring di dalam debu. Engkau akan mencari aku, tetapi aku tidak akan ada lagi.””Ayub 7:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan mengapa Engkau tidak mengampuni pelanggaranku, dan tidak Ayub 8.1–7 22 menghapuskan kesalahanku? Karena sekarang aku terbaring dalam debu, lalu Engkau akan mencari aku, tetapi aku tidak akan ada lagi."”Ayub 7:21 · TB
Terjemahan Baru
“Tidak dapatkah Engkau mengampuni dosaku? Tidak mungkinkah Engkau menghapuskan salahku? Sebentar lagi aku terbaring dalam kuburan, dan bila Kaucari aku, tak akan Kaudapatkan."”Ayub 7:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And why dost thou not pardon my transgression, and take away mine iniquity? for now shall I sleep in the dust; and thou shalt seek me in the morning, but I shall not be.”Ayub 7:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 7:21?
Ayub 7:21 adalah permohonan Ayub yang terakhir. Ia memohon pengampunan dan penghapusan kesalahan, meskipun ia tidak yakin apa dosanya. Ia sadar bahwa hidupnya akan segera berakhir, dan ia ingin didamaikan dengan Tuhan sebelum mati. Ada kerinduan untuk diperbaiki hubungannya dengan Tuhan, tetapi juga kesadaran bahwa setelah kematian, tidak ada lagi kesempatan.
Latar belakang
Ayub Meminta Ampun dan Mengucapkan Selamat Tinggal
Ayub memohon agar Tuhan mengampuni pelanggarannya dan menghapus kesalahannya. Namun, ia juga sadar bahwa setelah ia mati dan berbaring di debu, Tuhan akan mencarinya tapi ia sudah tidak ada. Ini adalah ungkapan keputusasaan total.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat pembuangan abu, di luar rumah
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
Orang saleh yang menderita, ~60 tahun
Kepada
Tuhan
Allah yang mahakuasa, namun Ayub merasa diperlakukan tidak adil
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָשָׂא
nasa · ampuni
mengangkat, mengampuni, atau membawa
מָחָה
machah · hapus
menghapus, melenyapkan, atau membersihkan
שָׁחַר
shachar · cari
mencari, menginginkan, atau pada waktu subuh
Ayub memohon agar Tuhan 'mengangkat' dosanya (nasa) dan 'menghapus' kesalahannya (machah), tetapi ia juga sadar bahwa setelah ia mati, Tuhan akan 'mencari' (shachar) dia. Ini menunjukkan kerinduan akan pengampunan, meskipun ia merasa terlambat.
Tahukah kamu
Kata 'menghapus'
Kata 'menghapus' dalam bahasa Ibrani adalah 'machah' yang juga digunakan untuk 'menghapus air mata' atau 'menghapus noda'. Ayub ingin dosanya dihapus seperti noda, bukan hanya diampuni.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 7:21
Mazmur 51:1
Mohon pengampunan
“Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku.”
Yesaya 38:18
Orang mati tak lagi hadir
“Sebab dunia orang mati tidak dapat mengucap syukur kepada-Mu, maut tidak dapat memuji-muji Engkau.”
Mazmur 103:12
Dosa dihapus jauh
“Sejauh timur dari barat, demikianlah dijauhkan-Nya pelanggaran kita.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 7:21
✕ Sering dikira
Ayub tidak percaya pada kehidupan setelah kematian.
✓ Yang sebenarnya
Ayub berbicara tentang kematian sebagai ketiadaan dari perspektif manusia, tetapi bukan pernyataan teologis tentang akhirat.
✕ Sering dikira
Ayub putus asa dan ingin bunuh diri.
✓ Yang sebenarnya
Ayub merindukan kematian sebagai jalan keluar dari penderitaannya, tetapi ia tidak mencoba bunuh diri.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 7:21
Ayub mengajarkan kita untuk tidak menunda mencari pengampunan dan pemulihan hubungan dengan Tuhan. Hari ini adalah kesempatan kita untuk berdamai dengan-Nya, karena masa depan tidak pasti. Jangan biarkan kebanggaan atau kebingungan menghalangi kita untuk datang kepada-Nya.
Tuhan, ampunilah aku dan hapuskan kesalahanku, dan pulihkan hubunganku dengan-Mu sebelum semuanya terlambat. Amin.