Ayub Mempertanyakan Mengapa Allah Perhatikan Manusia
Ayub 7:17
Pertanyaan Tentang Perhatian Allah
“Apakah manusia sehingga Engkau meninggikannya, sehingga Engkau menaruh hati-Mu padanya,”Ayub 7:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apakah gerangan manusia, sehingga dia Kauanggap agung, dan Kauperhatikan,”Ayub 7:17 · TB
Terjemahan Baru
“Mengapa manusia begitu penting bagi-Mu? Mengapa tindakannya Kauperhatikan selalu?”Ayub 7:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“What is man, that thou shouldest magnify him? and that thou shouldest set thine heart upon him?”Ayub 7:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 7:17?
Ayub bertanya-tanya mengapa Tuhan begitu memperhatikan manusia, meninggikannya dan menaruh hati kepadanya sampai mengujinya, seakan-akan manusia itu makhluk penting di hadapan Tuhan.
Latar belakang
Ayub Bertanya-tanya Tentang Perhatian Allah
Ayub merasa Allah terlalu memperhatikan manusia sehingga menguji mereka tanpa henti. Ia mempertanyakan mengapa Allah begitu peduli padanya sampai-sampai menyiksanya.
Di mana
Tanah Us
Di tempat abu, sedang berduka
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
Orang saleh yang sedang bergumul dengan penderitaan.
Kepada
Allah
Tuhan yang ia tuju dalam keluhan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֱנוֹשׁ
enosh · manusia
manusia yang lemah dan fana
גָּדַל
gadal · meninggikan
membuat besar, memuliakan, atau menganggap penting
שִׁית לֵב
shit lev · menaruh hati
memperhatikan, mengarahkan pikiran kepada
Ayub menggunakan kata 'enosh' untuk manusia yang lemah, bukan 'adam' yang umum. Ia heran mengapa Allah yang agung mau memperhatikan makhluk serapuh itu, tapi justru dengan cara yang menyakitkan baginya.
Tahukah kamu
Frasa 'anak manusia'
Di Mazmur 8, frasa 'anak manusia' juga muncul, tapi dengan nada kagum, berbeda dengan pertanyaan Ayub yang penuh kepahitan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 7:17
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 7:17
✕ Sering dikira
Ayub benar-benar tidak mengerti mengapa Allah memperhatikan manusia.
✓ Yang sebenarnya
Ayub paham konsepnya, tapi ia mempertanyakan motif di balik perhatian itu, yang terasa seperti pengintaian.
✕ Sering dikira
Ayub menolak perhatian Allah sepenuhnya.
✓ Yang sebenarnya
Ayub ingin Allah memperhatikannya dengan cara yang penuh kasih, bukan dengan ujian yang menyiksa.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 7:17
Kadang perhatian Tuhan terasa seperti beban, terutama ketika kita diuji. Tetapi ternyata perhatian-Nya adalah tanda kasih, bukan hukuman. Tuhan ingin membentuk kita.
Tuhan, ajar aku memahami bahwa perhatian-Mu adalah kasih yang ingin membentuk hidupku. Amin.