Apakah mata-Mu mencari aku?
Ayub 14:3
Manusia Pendek Umur dan Banyak Kesusahan
“Apakah Engkau membuka mata-Mu terhadap orang seperti ini, dan membawaku ke hadapan-Mu untuk penghakiman?”Ayub 14:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Masakan Engkau menujukan pandangan-Mu kepada orang seperti itu, dan menghadapkan kepada-Mu untuk diadili?”Ayub 14:3 · TB
Terjemahan Baru
“Ya Allah, masakan Engkau mau memandangku, dan menghadapkan aku ke pengadilan-Mu!”Ayub 14:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And dost thou open thine eyes upon such an one, and bringest me into judgment with thee?”Ayub 14:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 14:3?
Ayub mempertanyakan mengapa Allah memperhatikan manusia yang fana dan membawa mereka ke pengadilan. Ini menunjukkan keputusasaannya karena merasa tidak sebanding di hadapan Allah yang mahatinggi.
Latar belakang
Jangan bawa aku ke pengadilan
Ayub bertanya dengan nada heran: apakah Tuhan benar-benar mengawasi manusia yang rapuh ini? Ia merasa seperti dibawa ke pengadilan, dan karena tahu dirinya tidak suci, ia takut. Ini adalah pertanyaan yang jujur tentang mengapa Tuhan begitu teliti terhadap manusia fana.
Di mana
tanah Uz
di tengah penderitaan, duduk di abu
Kapan
~2000 SM
zaman para bapa rohani
Yang berbicara
Ayub
lelaki tak bercela yang menderita berat; kaya, lalu jatuh miskin
Kepada
Allah
Tuhan yang diajak bicara dalam ratapan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פָּקַח עֵינַיִם
paqakh 'enayim · membuka mata
membuka mata, memperhatikan dengan saksama
זֶה
zeh · orang seperti ini
ini, hal ini; bisa merendahkan: 'yang begini'
מִשְׁפָּט
mishpat · penghakiman
keadilan, hukum, keputusan pengadilan
Kata 'membuka mata' (paqakh) biasanya baik, tapi Ayub memakainya dengan nada takut—Tuhan memperhatikan manusia untuk menghakimi. Kata 'ini' (zeh) bisa bernada rendah: 'yang sehina ini.' Ditambah 'mishpat,' Ayub melihat Tuhan seperti hakim yang menuntut, bukan seperti Bapa yang peduli.
Tahukah kamu
Mata Tuhan yang tajam
Kata 'membuka mata' dipakai juga untuk tindakan Tuhan yang memperhatikan. Ayub menggunakan bahasa hukum: 'penghakiman'—ia merasa seperti terdakwa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 14:3
Mazmur 8:4
mengapa perhatikan manusia
“Apakah manusia itu, sehingga Engkau mengingatnya?”
Mazmur 130:3
siapa tahan diadili
“Jika Engkau mengingat kesalahan, ya Tuhan, siapakah yang dapat bertahan?”
1 Korintus 4:4
Tuhan Hakim
“Sebab memang aku tidak merasa bersalah, tetapi bukan karena itu aku dibenarkan; yang menghakimi aku adalah Tuhan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 14:3
✕ Sering dikira
Dianggap Ayub menuduh Tuhan tidak adil.
✓ Yang sebenarnya
Ayub bukan menuduh Tuhan, ia takut karena tahu manusia rapuh dan berdosa di hadapan Yang Mahakudus.
✕ Sering dikira
Ayub minta Tuhan menjauh darinya.
✓ Yang sebenarnya
Ia meminta agar Tuhan tidak menghakimi dia berdasarkan standar yang ketat, tapi tetap ingin Tuhan ingat padanya.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 14:3
Ketika kita merasa dihakimi atau diperhatikan oleh Tuhan atas kesalahan kita, kita bisa merasa takut. Tetapi ingatlah bahwa Tuhan adalah Bapa yang pengasih, bukan hakim yang kejam. Mari kita datang kepada-Nya dengan rendah hati.
Bapa, ampuni aku jika aku takut pada penghakiman-Mu; tolong aku mengalami kasih dan pengampunan-Mu. Amin.