Malam yang menakutkan

Ayub 7:13

Ayub Mengeluh kepada Allah

“Ketika aku berkata, ‘Tempat tidurku akan menghiburku; tempat pembaringanku akan meringankan keluhanku,’”

Ayub 7:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 7:13?

Ayub berharap tempat tidurnya memberi kelegaan, tetapi justru mimpi buruk dan penglihatan yang menakutkan datang, sehingga istirahatnya pun menjadi sumber penderitaan baru.

Latar belakang

Harapan yang berbalik menjadi mimpi buruk

Ayub mencari kenyamanan di tempat tidurnya, tetapi justru mengalami mimpi-mimpi yang menakutkan. Ia merasa Allah mengganggunya bahkan di saat ia butuh istirahat.

Di mana

Tanah Us

Di tempat pembaringan, malam hari

Kapan

~2000 SM

Zaman para leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan anak dan harta
Ayub diuji oleh Setan
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang menderita, ~60 tahun

A

Kepada

Allah

Tuhan yang diyakini Ayub

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָתַת

chatat · menakutiku

membuat gemetar karena ketakutan

חֲלוֹם

chalom · mimpi-mimpi

penglihatan saat tidur

מַרְאָה

mar'ah · penglihatan-penglihatan

sesuatu yang terlihat, biasanya dari Allah

Kata-kata ini menunjukkan bahwa Ayub mengalami teror yang nyata, bukan sekadar mimpi buruk biasa; ia merasa Allah langsung menyerang pikirannya.

Tahukah kamu

Mimpi dalam Alkitab

Dalam budaya kuno, mimpi sering dianggap sebagai sarana komunikasi ilahi, tetapi bagi Ayub, mimpi menjadi sumber teror.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 7:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 7:13

✕  Sering dikira

Ayub hanya sedang bermimpi buruk biasa.

✓  Yang sebenarnya

Ayub yakin Allah yang mengirim mimpi itu untuk mengujinya.

✕  Sering dikira

Ayub mencari hiburan di tempat tidur, bukan pada Allah.

✓  Yang sebenarnya

Ia mencari kenyamanan fisik, tetapi justru bertemu dengan teror yang ia kaitkan dengan Allah.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 7:13

Kadang kita mencari pelarian dari masalah, tetapi masalah itu terus mengikuti kita bahkan saat kita beristirahat. Ini mengingatkan kita untuk membawa pergumulan kepada Tuhan, bukan hanya berharap pada kenyamanan duniawi.

Tuhan, ketika aku mencari ketenangan, tolong hadir dalam mimpiku dan berikan aku damai sejahtera-Mu. Amin.