Ayub Menuduh Sahabat Kejam
Ayub 6:27
Penderitaan dan Kekecewaan kepada Sahabat
PerikopAyub Kecewa terhadap Sahabat-Sahabatnya · Ayub 6:1-30 →“Ya, bahkan kamu membuang undi atas anak yatim, dan memperdagangkan sahabatmu.”Ayub 6:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bahkan atas anak yatim kamu membuang undi, dan sahabatmu kamu perlakukan sebagai barang dagangan.”Ayub 6:27 · TB
Terjemahan Baru
“Bahkan anak yatim piatu kamu undikan nasibnya, teman karibmu kamu curangi untuk menjadi kaya.”Ayub 6:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yea, ye overwhelm the fatherless, and ye dig a pit for your friend.”Ayub 6:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 6:27?
Ayub menuduh sahabat-sahabatnya berlaku kejam: mereka membuang undi atas anak yatim dan memperdagangkan sahabat, artinya mereka tidak peduli dan bahkan memanfaatkan situasi sulit orang lain untuk kepentingan sendiri.
Latar belakang
Perlakuan Buruk terhadap yang Rentan
Ayub menuduh sahabat-sahabatnya bertindak tidak adil: mereka membuang undi atas anak yatim dan memperdagangkan sahabat, yaitu menjadikan dia barang dagangan. Ini adalah gambaran ketidakadilan yang kejam, mirip dengan orang yang mengeksploitasi yang lemah.
Di mana
Tanah Us
Di tempat pembuangan abu, sedang berduka
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
Orang saleh yang menderita berat, ~60 tahun
Kepada
Elifas, Bildad, Zofar
Tiga sahabat yang menghakimi Ayub
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָפַל גּוֹרָל
nafal gorl · membuang undi
Mengundi untuk menentukan sesuatu, sering kali untuk pembagian atau keputusan.
יָתוֹם
yatom · anak yatim
Anak yang kehilangan ayah, melambangkan mereka yang paling rentan.
מָכַר
makar · memperdagangkan
Menjual, mengkhianati, atau memperlakukan seseorang sebagai barang dagangan.
Ketiga kata ini bersama-sama menunjukkan tindakan tidak berperikemanusiaan: memperlakukan anak yatim sebagai objek undian dan menjual sahabat. Ayub memakai bahasa ini untuk menegaskan betapa kejamnya tuduhan mereka terhadap dia, yang seharusnya dilindungi, bukan diserang.
Tahukah kamu
Praktik Membuang Undi
Membuang undi adalah cara umum untuk mengambil keputusan pada zaman dahulu, termasuk untuk membagi harta atau menentukan nasib seseorang. Ayub memakai ini untuk menunjukkan bahwa mereka memperlakukan dia sebagai objek, bukan manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 6:27
Amsal 22:22
Perlindungan yang lemah
“Janganlah merampasi orang lemah, karena ia lemah, dan janganlah menginjak-injak orang sengsara di pintu gerbang.”
Zakharia 7:10
Peringatan menindas yatim
“Dan janganlah kamu menindas janda dan anak yatim, orang asing dan orang miskin, dan janganlah merancang kejahatan dalam hatimu masing-masing.”
Yakobus 1:27
Perhatian pada yatim
“Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 6:27
✕ Sering dikira
Mengira Ayub menuduh sahabatnya benar-benar melakukan praktik undian yatim secara harfiah.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah kiasan untuk menunjukkan ketidakadilan dan eksploitasi, bukan tuduhan kriminal spesifik.
✕ Sering dikira
Menganggap perkataan Ayub hanya emosi dan tidak berdasar.
✓ Yang sebenarnya
Ayub memiliki alasan kuat: sahabatnya telah menghakimi dia tanpa belas kasihan, sehingga ia merasa dikhianati.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 6:27
Jangan pernah memperlakukan orang yang lemah atau tertimpa musibah dengan sembrono atau memanfaatkan mereka. Kasih yang sejati tidak akan mengeksploitasi, tetapi melindungi dan membela mereka.
Tuhan, jauhkanlah aku dari sikap egois yang merugikan orang lain, dan ajarilah aku untuk menjadi sahabat yang setia dan penuh kasih. Amin.