Pertanyaan Retoris tentang Lewiatan
Ayub 41:4
Kuasa Allah Dinyatakan dalam Lewiatan
“(40-23) Mungkinkah ia akan membuat perjanjian denganmu supaya kamu mengambilnya sebagai pelayanmu untuk selamanya?”Ayub 41:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(40-23) Mungkinkah ia mengikat perjanjian dengan engkau, sehingga engkau mengambil dia menjadi hamba untuk selama-lamanya? Ayub 41.5–12 124”Ayub 41:4 · TB
Terjemahan Baru
“Mungkinkah ia membuat persetujuan denganmu, dan berjanji akan selalu melayanimu?”Ayub 41:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Will he make a covenant with thee? wilt thou take him for a servant for ever?”Ayub 41:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 41:4?
Ayub 41:4 (40-23) bertanya apakah Lewiatan mau membuat perjanjian dan menjadi pelayan manusia selamanya. Ini adalah pertanyaan ironis yang menegaskan bahwa makhluk seperti ini tidak mungkin dijinakkan atau dijadikan budak oleh manusia.
Latar belakang
Mungkinkah Lewiatan Menjadi Hamba?
TUHAN melanjutkan serangkaian pertanyaan retoris kepada Ayub tentang Lewiatan, makhluk laut yang mengerikan. Ia bertanya apakah makhluk ini akan mau mengikat perjanjian dan menjadi pelayan manusia selamanya. Jawabannya jelas: mustahil.
Di mana
Tanah Us
Di dalam badai, menghadapi Ayub
Kapan
~2000 SM (zaman para bapa leluhur)
Perjanjian Lama, Kitab Ayub
Yang berbicara
TUHAN
Pencipta langit dan bumi, berfirman dari tengah badai
Kepada
Ayub
Orang saleh yang sedang menderita, ~60 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בְּרִית
berit · perjanjian
ikatan formal yang mengikat dua pihak
עֶבֶד
eved · pelayan
budak atau hamba yang melayani tuannya
עוֹלָם
olam · selamanya
waktu yang tidak berkesudahan, kekal
Ketiga kata ini menunjukkan betapa absurdnya membayangkan Lewiatan tunduk pada manusia. Perjanjian, pelayan, dan kekekalan adalah konsep hubungan yang hanya mungkin dengan Allah, bukan dengan binatang buas.
Tahukah kamu
Lewiatan dalam mitologi kuno
Lewiatan sering dikaitkan dengan monster laut kacau dalam mitologi Ugarit, tetapi di Alkitab ia diciptakan oleh Allah dan tunduk pada-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 41:4
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 41:4
✕ Sering dikira
Menganggap Lewiatan sebagai metafora untuk Setan
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, Lewiatan adalah ciptaan Allah yang nyata, meski misterius.
✕ Sering dikira
Membaca ayat ini sebagai nasihat agar kita menundukkan kuasa jahat sendiri
✓ Yang sebenarnya
Tujuan utama adalah menunjukkan bahwa Allah berdaulat atas segala sesuatu, bahkan yang paling menakutkan.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 41:4
Kita sering mencoba 'membuat perjanjian' dengan keadaan atau orang lain agar sesuai keinginan kita. Ayat ini mengingatkan bahwa tidak semua hal bisa kita kendalikan; ada yang hanya bisa kita serahkan kepada Tuhan.
Ya Tuhan, lepaskan aku dari keinginan untuk mengontrol segala sesuatu; ajari aku berserah pada rencana-Mu. Amin.