Singa mati kelaparan

Ayub 4:11

Elifas Menghibur Ayub dengan Hikmat Kuno

Singa jantan binasa karena kekurangan mangsa, dan anak-anak singa betina tercerai-berai.

Ayub 4:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 4:11?

Ayub 4:11 melanjutkan metafora singa: bahkan singa yang paling kuat pun bisa mati kelaparan, dan anak-anaknya tercerai-berai. Ini menunjukkan bahwa kekuatan manusia dan kejahatan tidak abadi.

Latar belakang

Metafora singa untuk orang jahat

Elifas sedang menjelaskan bahwa orang jahat akan dihancurkan oleh Allah. Ia memakai gambaran singa yang perkasa untuk melambangkan kekuatan orang fasik, tetapi singa itu pun binasa karena kekurangan mangsa.

Di mana

Teman

Di dekat tempat Ayub duduk di abu, setelah percakapan awal

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan semuanya
Ayub merespons Elifas
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elifas

Orang Teman, sahabat Ayub yang dituakan, penuh keyakinan.

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, sedang bergumul.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לָבִיא

lavi · singa jantan

singa tua yang kuat

אָבַד

avad · binasa

hilang, punah, dihancurkan

בְּלִי־טָרֶף

beli-taref · kekurangan mangsa

tanpa daging buruan, tidak ada makanan

Kata-kata ini menekankan bahwa bahkan yang terkuat pun bisa punah jika tidak mendapat makanan, mengingatkan bahwa kekuatan manusia tidak menjamin kelangsungan hidup.

Tahukah kamu

Bisa jadi sindiran pada Ayub?

Dalam budaya Timur Tengah kuno, singa sering menjadi simbol penguasa atau orang sombong. Elifas mungkin mengisyaratkan bahwa Ayub pernah seperti singa, tetapi kini dilemahkan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 4:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 4:11

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti semua orang kaya atau berkuasa akan hancur secara fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah perumpamaan tentang orang jahat, bukan tentang semua orang kuat; konteksnya adalah kehancuran orang fasik.

✕  Sering dikira

Ayub dianggap seperti singa yang sedang dihancurkan oleh Allah.

✓  Yang sebenarnya

Elifas belum menyindir Ayub secara langsung di sini; ia bicara umum tentang orang jahat, meski kemudian ia menerapkannya.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 4:11

Kekuatan dan kekuasaan duniawi tidak bertahan selamanya. Kita diajak untuk tidak bergantung pada kekuatan sendiri, melainkan pada Allah yang kekal.

Ya Allah, lepaskan aku dari ketergantungan pada kekuatanku sendiri; ajar aku bersandar pada-Mu yang tidak pernah berakhir. Amin.