Tantangan Atas Awan
Ayub 38:34
TUHAN Menjawab dari Badai
PerikopTUHAN Menjawab Ayub · Ayub 38:1-41 →“Dapatkah kamu mengangkat suaramu sampai ke awan-awan sehingga banjir melingkupimu?”Ayub 38:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dapatkah engkau menyaringkan suaramu sampai ke awan-awan, sehingga banjir meliputi engkau?”Ayub 38:34 · TB
Terjemahan Baru
“Dapatkah engkau meneriakkan perintah kepada awan, dan menyuruhnya membanjirimu dengan hujan?”Ayub 38:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Canst thou lift up thy voice to the clouds, that abundance of waters may cover thee?”Ayub 38:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 38:34?
Ayub 38:34 menantang, 'Dapatkah kamu mengangkat suaramu sampai ke awan-awan sehingga banjir melingkupimu?' Ini menunjukkan bahwa manusia tidak memiliki kuasa untuk memerintah hujan atau cuaca; hanya Allah yang berkuasa atas alam.
Latar belakang
Suara dari Badai
Setelah Ayub dan teman-temannya berdebat panjang, TUHAN akhirnya menjawab dari dalam badai. Dia mengajukan serangkaian pertanyaan retoris untuk menunjukkan kebesaran-Nya dan keterbatasan manusia. Ayat ini menantang Ayub: dapatkah ia mengendalikan hujan atau kilat?
Di mana
Tanah Uz
Di tengah badai, langit gelap
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
TUHAN
Allah yang berdaulat, berbicara dari dalam badai
Kepada
Ayub
Orang saleh yang menderita, mencari jawaban
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קוֹל
qol · suara
suara, bunyi, atau pekikan
עָב
av · awan
awan tebal atau kumpulan awan
שֶׁטֶף
shetef · banjir
banjir, luapan air
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa manusia tidak dapat memerintah alam bahkan dengan suara atau teriakan. Suara manusia tidak sebanding dengan kuasa Allah yang mengatur langit dan air.
Tahukah kamu
Badai sebagai Latar
Dalam Alkitab, badai sering kali menjadi manifestasi kehadiran TUHAN (mis. Keluaran 19, Nahum 1:3). Di sini, badai adalah latar yang dramatis untuk firman Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 38:34
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 38:34
✕ Sering dikira
Mengira Tuhan mengejek Ayub dengan nada sinis dan kejam.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menegur Ayub dengan penuh kasih untuk menyadarkan dia akan keterbatasannya, bukan untuk menghinanya.
✕ Sering dikira
Mengira Ayub bisa mengendalikan hujan atau kilat jika berdoa cukup khusyuk.
✓ Yang sebenarnya
Pertanyaan retoris ini menunjukkan bahwa hanya Allah yang berkuasa atas alam, bukan manusia.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 38:34
Kita sering berpikir kita dapat mengendalikan keadaan, tetapi hujan dan badai mengingatkan kita akan keterbatasan kita. Serahkan kekhawatiran tentang hal-hal di luar kendali kepada Allah yang menguasai segalanya.
Ya Allah, ampuni aku karena sering mencoba mengendalikan hal-hal yang hanya Engkau kuasai. Ajar aku berserah dalam damai. Amin.