Tantangan di Tengah Badai

Ayub 37:19

Elihu: Allah Tak Terjangkau

Beri tahu kami apa yang harus kami katakan kepada-Nya; kami tidak dapat mengajukan perkara kami oleh karena kegelapan.

Ayub 37:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 37:19?

Ayub merasa tidak mampu berbicara kepada Allah karena kebesaran dan misteri-Nya. Dia bertanya apa yang bisa dikatakan manusia kepada Allah, karena dalam kegelapan dan keterbatasan, manusia tidak bisa menyusun pembelaan diri di hadapan Allah.

Latar belakang

Kegelapan yang Membungkam

Elihu berbicara kepada Ayub bahwa manusia tidak layak berbicara dengan Allah karena kegelapan ketidaktahuan. Mereka tidak bisa menyusun pembelaan dalam kegelapan itu.

Di mana

Tanah Uz

Di tengah percakapan, mungkin di dekat timbunan abu

Kapan

~2000 SM (zaman para bapa leluhur)

Zaman para bapa leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub menderita hebat
Allah menjawab dari badai
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elihu

Pemuda yang bijak, penuh semangat, ~30 tahun

A

Kepada

Ayub dan sahabat-sahabatnya

Orang yang menderita dan para penasihatnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָגִיד

nagid · beri tahu

memberitahukan atau menyatakan

עָרַךְ

'arak · mengajukan perkara

menyusun argumen atau mengatur perkataan

חֹשֶׁךְ

choshek · kegelapan

kegelapan, ketidaktahuan, atau misteri

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa manusia tidak mampu menyusun perkataan yang layak di hadapan Allah karena keterbatasan dan kegelapan pemahaman kita.

Tahukah kamu

Kegelapan sebagai Metafora

Dalam puisi Ibrani, kegelapan sering melambangkan ketidaktahuan atau kekacauan, bukan sekadar ketiadaan cahaya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 37:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 37:19

✕  Sering dikira

Elihu berkata kita tidak bisa berbicara kepada Allah sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Elihu menekankan bahwa manusia tidak bisa membela diri di hadapan Allah dengan kebijaksanaan sendiri.

✕  Sering dikira

Kegelapan berarti Allah sedang menyembunyikan diri.

✓  Yang sebenarnya

Kegelapan di sini adalah keterbatasan pengetahuan manusia, bukan ketidakhadiran Allah.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 37:19

Ketika kita berdoa, kita bisa datang dengan jujur, tetapi ingat bahwa kita tidak bisa memaksakan kehendak atau argumen kita kepada Allah. Ada saatnya kita perlu diam dan mengakui bahwa kita tidak tahu segalanya.

Tuhan, ajar kami untuk berbicara kepada-Mu dengan rendah hati, menyadari bahwa kami sering tidak mengerti jalan-Mu. Amin.