Cakrawala seperti cermin tuangan
Ayub 37:18
Mengapa Manusia Tak Bisa Membentangkan Langit
“dapatkah kamu, seperti Dia, membentangkan langit yang kuat seperti cermin tuangan?”Ayub 37:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dapatkah engkau seperti Dia menyusun awan menjadi cakrawala, keras seperti cermin tuangan?”Ayub 37:18 · TB
Terjemahan Baru
“Dapatkah engkau seperti Allah membentangkan cakrawala dan mengeraskannya seperti logam tuangan atau kaca?”Ayub 37:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hast thou with him spread out the sky, which is strong, and as a molten looking glass?”Ayub 37:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 37:18?
Ayub 37:18 menanyakan apakah Ayub bisa membentangkan langit seperti Allah, yang kuat seperti cermin tuangan. Ini adalah pertanyaan retoris yang menegaskan bahwa manusia tidak mampu menandingi kuasa kreatif Allah yang menciptakan dan memelihara alam semesta.
Latar belakang
Tantangan untuk menandingi Allah
Elihu bertanya retorik: dapatkah manusia membentangkan langit seperti cermin tuangan yang kokoh? Ini mengingatkan bahwa hanya Allah yang mencipta dan memelihara alam semesta dengan sempurna.
Di mana
Tanah Uz
Dialog di luar, memandang langit
Kapan
~abad ke-15 SM
Zaman para bapa leluhur
Yang berbicara
Elihu
muda, menantang, ~30 tahun
Kepada
Ayub
sengsara, bijaksana tapi bingung, ~60 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָקַע
raqa · membentangkan
mengentakkan atau meratakan seperti logam
שָׁמַיִם
shamayim · langit
langit atau cakrawala
חָזָק
chazaq · kuat
teguh, kuat, atau kokoh
Kata 'raqa' juga dipakai saat Allah menciptakan cakrawala di Kejadian 1. Ini mengingatkan bahwa Allah 'mengentakkan' langit menjadi kokoh; manusia tidak bisa melakukannya.
Tahukah kamu
Cermin tuangan kuno
Pada zaman kuno, cermin dibuat dari logam yang dipoles, seperti tembaga, bukan kaca. Cakrawala yang 'kuat' digambarkan seperti logam mengilap yang menghantamkan cahaya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 37:18
Kejadian 1:7
Allah membentangkan langit
“Maka Allah membuat cakrawala dan memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu.”
Mazmur 104:2
membentangkan langit
“yang membentangkan langit seperti tenda,”
Yesaya 44:24
Allah membentangkan langit
“Akulah TUHAN yang menjadikan segala sesuatu, yang membentangkan langit seorang diri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 37:18
✕ Sering dikira
Menganggap langit itu padat secara harfiah seperti cermin logam
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah metafora puitis; orang Ibrani tidak menganggap langit sebagai lempengan logam harfiah.
✕ Sering dikira
Menganggap manusia tidak boleh belajar ilmu alam
✓ Yang sebenarnya
Tujuannya adalah merendahkan hati, bukan melarang penelitian; ilmu alam memuliakan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 37:18
Sadarilah bahwa ada banyak hal di luar kendalimu. Daripada merasa harus menjadi sempurna atau kuat, akui bahwa Allah yang Maha Kuasa yang menopang segala sesuatu, termasuk hidupmu. Berhentilah berjuang sendiri dan andalkanlah Dia.
Ya Allah, aku mengakui kebesaran-Mu yang melampaui pemahamanku. Ajari aku untuk bergantung pada kekuatan-Mu, bukan kekuatanku sendiri, dalam setiap aspek hidupku. Amin.