Marah yang Belum Datang

Ayub 35:15

Jangan Salah Mengartikan Kesabaran

Sekarang, karena kemarahan-Nya tidak menghukum, dan Dia tidak terlalu memperhatikan pelanggaran,

Ayub 35:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 35:15?

Elihu mengingatkan bahwa manusia jangan menguji Tuhan dengan berkata, "Karena Allah tidak menghukum, berarti Dia tidak peduli pada dosa." Kemarahan-Nya yang tidak segera dinyatakan bukan berarti Dia mengabaikan pelanggaran, tetapi kesabaran-Nya adalah kesempatan untuk bertobat.

Latar belakang

Kesabaran Allah Disalahpahami

Elihu menegaskan bahwa karena Allah belum menghukum, Ayub salah berpikir bahwa Tuhan tidak peduli pada pelanggaran. Padahal kesabaran-Nya bukan berarti tanpa tindakan.

Di mana

Tanah Uz

Di dekat tumpukan abu, setelah diskusi panjang

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub menganggap Allah tidak menghukum
Elihu menyalahkan Ayub bicara sia-sia
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elihu

Muda, bijak, sedikit sombong

A

Kepada

Ayub

Pria saleh yang menderita

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אַף

af · kemarahan-Nya

hidung; secara metaforis berarti murka

פָּקַד

paqad · menghukum

memperhatikan, mengunjungi, menghukum

פֶּשַׁע

pesha · pelanggaran

pemberontakan, transgresi

Murka Allah itu nyata, tetapi kesabaran-Nya sering disalahartikan sebagai ketidakpedulian. Namun pada saat-Nya, pelanggaran pasti diperhitungkan.

Tahukah kamu

Kata 'Kurang Memperhatikan'

Ungkapan Ibrani 'lo' hithbonan' bisa berarti 'tidak memperhatikan dengan teliti', menyiratkan bahwa Allah akan melihat pada waktu yang tepat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 35:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 35:15

✕  Sering dikira

Allah tidak peduli pada dosa karena tidak langsung menghukum.

✓  Yang sebenarnya

Alkitab jelas bahwa Allah itu kudus dan akan menghukum; kesabaran adalah kesempatan untuk bertobat.

✕  Sering dikira

Kemarahan Allah adalah emosi yang tidak terkendali.

✓  Yang sebenarnya

Murka Allah adalah respons yang benar terhadap kejahatan, terkendali dan adil.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 35:15

Jangan salah mengartikan kesabaran Allah sebagai pembiaran. Gunakan waktu yang diberikan untuk introspeksi dan bertobat, bukan untuk terus berbuat dosa.

Tuhan, mampukan aku tidak menyalahgunakan kesabaran-Mu, tapi segera bertobat. Amin.