Allah Tidak Memandang Muka

Ayub 34:19

Elihu Menegaskan Keadilan Allah

“Siapa yang tidak memandang muka kepada para pembesar, dan tidak mengenal yang kaya lebih daripada yang miskin, karena mereka semua adalah buatan tangan-Nya?”

Ayub 34:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 34:19?

Allah tidak memihak kepada para pembesar atau orang kaya. Dia memperlakukan semua orang sama karena semua adalah ciptaan-Nya. Ini menunjukkan bahwa keadilan Allah tidak bisa dipengaruhi oleh status sosial atau kekayaan seseorang.

Latar belakang

Elihu Menekankan Keadilan Allah

Elihu, yang selama ini diam, akhirnya menjawab Ayub. Dia menegaskan bahwa Allah tidak memihak kepada orang kaya atau miskin, karena semua adalah ciptaan-Nya.

Di mana

Tanah Uz

Di dekat tempat Ayub berkumpul dengan sahabatnya, di timbunan abu

Kapan

~2000 SM (zaman para bapa)

Kitab Ayub

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Ayub bertobat dan dipulihkan
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elihu

Pemuda bijak yang menegur Ayub, ~30 tahun

A

Kepada

Ayub dan sahabat-sahabatnya

Ayub yang menderita, Elifas, Bildad, Zofar

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָשָׂא

nasa · memandang

Mengangkat, memandang, atau memperlakukan dengan hormat secara berlebihan.

פָּנִים

panim · muka

Wajah atau permukaan; bisa berarti pribadi atau kehadiran.

נָכַר

nakar · mengenal

Mengenali, memperhatikan, atau membedakan seseorang.

Ketiga kata ini menekankan bahwa Allah tidak bersikap pilih kasih—Dia tidak 'mengangkat wajah' untuk menghormati yang kaya, juga tidak 'mengenal' yang miskin secara khusus. Semua manusia setara di hadapan-Nya.

Tahukah kamu

Tuhan tidak memandang muka

Frasa 'memandang muka' berarti pilih kasih. Di Timur Tengah kuno, menunjukkan muka pada orang tertentu adalah tanda penghormatan yang tidak pantas bagi hakim.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 34:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 34:19

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti Allah tidak membedakan antara orang benar dan orang jahat.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini justru tentang Allah yang tidak memihak berdasarkan status sosial, tetapi tetap menghakimi perbuatan.

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan bahwa semua orang sama di hadapan Allah, jadi tidak perlu takut pada penghakiman.

✓  Yang sebenarnya

Kesetaraan di hadapan Allah justru menegaskan bahwa setiap orang akan dihakimi setimpal dengan perbuatannya.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 34:19

Jangan menilai orang berdasarkan status atau kekayaannya. Berlaku adil kepada semua orang, karena di mata Allah kita semua setara.

Ya Allah, ajari aku untuk tidak memandang muka dan berlaku adil kepada semua orang sebagaimana Engkau berlaku adil kepada kami. Amin.