Tulang belikat lepas dari bahuku
Ayub 31:22
Ayub Menguji Dirinya
“biarlah tulang belikatku lepas dari bahuku, dan lenganku dipatahkan dari persendiannya.”Ayub 31:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“maka biarlah tulang belikatku lepas dari bahuku, dan lenganku dipatahkan dari persendiannya.”Ayub 31:22 · TB
Terjemahan Baru
“maka biarlah patah kedua lenganku sehingga terpisah dari bahuku.”Ayub 31:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then let mine arm fall from my shoulder blade, and mine arm be broken from the bone.”Ayub 31:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 31:22?
Ayub mengutuk dirinya sendiri jika ia bersalah menindas anak yatim: biarlah tubuhnya menderita. Ini menunjukkan keseriusan komitmennya untuk hidup benar di hadapan Allah.
Latar belakang
Ayub mengutuk dirinya sendiri
Ayub sedang membela diri di hadapan teman-temannya yang menuduhnya berdosa. Ia membuat daftar sumpah: jika ia bersalah, biarlah ia dihukum dengan cara yang mengerikan. Di ayat ini, ia menganggap menindas anak yatim sebagai dosa besar, dan karena itu ia rela kehilangan anggota tubuhnya.
Di mana
Tanah Us
Di timbunan abu, di luar kampung
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
Orang kaya dan saleh, ~60 tahun, diuji berat
Kepada
Teman-teman Ayub
Elifas, Bildad, Zofar—yang menuduhnya tersembunyi berdosa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שְׁכֶם
shekhem · tulang belikat
bahu atau bagian atas punggung
נָפַל
nafal · lepas
jatuh, terlepas dari tempatnya
זְרוֹעַ
zeroa · lengan
lengan atas, simbol kekuatan
Ketiga kata ini menekankan hukuman fisik yang nyata: bahu, jatuh, dan lengan. Ayub tidak main-main: ia rela kehilangan kemampuan tubuhnya jika ia bersalah.
Tahukah kamu
Tulang belikat tidak benar-benar lepas
Dalam anatomi, tulang belikat (skapula) tidak mudah lepas dari bahu; ini adalah hiperbola yang menunjukkan betapa seriusnya Ayub memandang dosa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 31:22
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 31:22
✕ Sering dikira
Menganggap Ayub benar-benar mengalami hukuman ini
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah kutukan bersyarat, bukan kenyataan yang dialami
✕ Sering dikira
Tulang belikat dan lengan berarti dosa yang spesifik
✓ Yang sebenarnya
Itu hanya metafora untuk akibat yang parah
Renungan
Renungan Singkat Ayub 31:22
Komitmen Ayub terhadap keadilan sangat radikal. Kita mungkin tidak perlu mengutuk diri sendiri, tetapi kita bisa mengambil sikap tegas terhadap dosa dalam hidup kita dan berani menerima konsekuensi dari perbuatan salah.
Ya Tuhan, teguhkan hatiku untuk berpegang pada kebenaran dan berani menerima akibat dari kekeliruan. Amin.