Ayub menegaskan perlindungannya pada anak yatim

Ayub 31:21

Ayub Menegaskan Integritasnya

“jika aku telah mengangkat tanganku terhadap anak yatim, karena aku melihat pertolonganku ada di pintu gerbang,”

Ayub 31:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 31:21?

Ayub menegaskan bahwa ia tidak pernah mengangkat tangan melawan anak yatim, meskipun ia memiliki pengaruh di pengadilan (pintu gerbang). Ia menolak menyalahgunakan kekuasaan untuk menindas yang lemah.

Latar belakang

Ayub menyangkal menindas anak yatim

Ayub menegaskan bahwa ia tidak pernah melawan anak yatim, meskipun ia memiliki kuasa atau dukungan di pengadilan. Ia sadar bahwa Allah melihat segala perbuatannya, dan ia takut akan penghakiman-Nya.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat pembuangan abu, di luar kota

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan harta dan anak
Ayub dipulihkan Tuhan
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang sedang menderita, ~60 tahun

T

Kepada

Teman-teman Ayub

Elifas, Bildad, dan Zofar, yang menuduhnya berdosa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נוּף

nuf · mengangkat

mengangkat, mengayunkan (tangan), sering kali untuk memukul atau mengancam

יָד

yad · tangan

tangan, simbol kekuatan dan tindakan

יָתוֹם

yatom · anak yatim

anak yatim, anak tanpa ayah

Frasa 'mengangkat tangan' berarti tindakan agresif atau penindasan. Ayub memilih untuk tidak menyalahgunakan kekuasaannya terhadap anak yatim yang rentan.

Tahukah kamu

Pintu gerbang sebagai pengadilan

Di zaman Alkitab, pintu gerbang kota adalah tempat para tua-tua duduk untuk mengadili perkara. Ayub menyebut 'pertolongan di pintu gerbang' sebagai posisi pengaruh yang bisa disalahgunakan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 31:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 31:21

✕  Sering dikira

Ayub hanya berpikir tentang dirinya sendiri, bukan benar-benar menolong anak yatim.

✓  Yang sebenarnya

Konteks menunjukkan Ayub telah menjadi seperti bapa bagi anak yatim (lihat ayat 18), jadi ia benar-benar memelihara mereka.

✕  Sering dikira

Ayub merasa dirinya sempurna dan tidak pernah berbuat salah.

✓  Yang sebenarnya

Ayub tidak berkata ia tanpa dosa, tetapi ia membela diri dari tuduhan spesifik teman-temannya bahwa ia menindas orang lemah.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 31:21

Kekuasaan atau pengaruh yang kita miliki seharusnya digunakan untuk melindungi, bukan menindas. Evaluasi cara kita memperlakukan mereka yang lebih rentan dalam hidup kita sehari-hari.

Tuhan, jauhkan aku dari menyalahgunakan kuasa yang Kau percayakan, dan jadikan aku pembela bagi yang lemah. Amin.