Ayub di antara semak-semak
Ayub 30:7
Ratapan Ayub di Tengah Penderitaan
“Mereka meringkik di antara semak-semak; Mereka berkumpul bersama di bawah jelatang.”Ayub 30:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“di antara semak-semak mereka meraung-raung, mereka berkelompok di bawah jeruju;”Ayub 30:7 · TB
Terjemahan Baru
“Di rimba mereka meraung-raung seperti binatang, berkelompok di bawah semak belukar di hutan.”Ayub 30:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Among the bushes they brayed; under the nettles they were gathered together.”Ayub 30:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 30:7?
Ayub menggambarkan orang-orang yang menertawakannya sebagai penghuni semak-semak dan jelatang, yang meringkik seperti keledai liar. Ini mempertegas betapa rendahnya martabat mereka di mata masyarakat, namun kini mereka berani mengejek Ayub yang dulunya terhormat.
Latar belakang
Orang-orang buangan meringkik seperti keledai liar
Ayub menggambarkan orang-orang yang dulu diremehkan, kini hidup di tempat tandus dan berkumpul di bawah semak-semak. Mereka meringkik seperti keledai liar, menunjukkan kehidupan yang terpinggirkan dan tidak manusiawi.
Di mana
Tanah Uz
Di timbunan abu, di luar perkampungan
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
orang saleh yang menderita, berasal dari tanah Uz
Kepada
Teman-teman Ayub
Elifas, Bildad, dan Zofar yang datang menghibur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָהַם
naham · meringkik
bersuara seperti raungan atau ringkik hewan
סְרָחִים
serachim · semak-semak
tanaman liar yang berduri, sering tumbuh di padang gurun
יִתְעַדְּדוּ
yit'addu · berkumpul
berkelompok atau berhimpun bersama
Ketiga kata ini menggambarkan orang-orang yang kehilangan kehormatan manusiawi, hidup seperti binatang di alam liar. Ayub memakai gambaran ini untuk menunjukkan betapa dirinya jatuh, karena mereka yang dulu hina kini mengejeknya.
Tahukah kamu
Meringkik untuk komunikasi
Dalam bahasa Ibrani, kata 'meringkik' (naham) sering dipakai untuk suara keledai atau singa, bukan manusia. Ini menekankan betapa jauhnya mereka dari peradaban.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 30:7
Yesaya 13:21
suasana padang gurun
“Tetapi binatang-binatang gurun akan berbaring di sana, dan rumah-rumah mereka akan penuh dengan burung hantu; burung unta akan diam di sana, dan jin-jin akan melompat-lompat,”
Ayub 24:5-8
kehidupan terpinggirkan
“Seperti keledai liar di padang gurun, mereka keluar untuk mencari makan, dan menjelajah padang tandus mencari makanan bagi anak-anaknya.”
Mazmur 107:40
kehinaan dan pengembaraan
“Ia menuangkan kehinaan ke atas orang-orang terkemuka, dan membuat mereka mengembara di padang belantara yang tiada jalan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 30:7
✕ Sering dikira
Anggapan bahwa orang-orang ini layak dihina karena dosa mereka.
✓ Yang sebenarnya
Ayub justru memakai gambaran mereka untuk menunjukkan betapa rendahnya dirinya sekarang; ia tidak menghakimi mereka.
✕ Sering dikira
Menganggap 'meringkik' sebagai suara kegembiraan.
✓ Yang sebenarnya
Di sini 'meringkik' menggambarkan suara keras hewan yang kelaparan atau kesakitan, bukan sukacita.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 30:7
Saat kita jatuh, orang yang kita anggap rendah pun bisa menjadi sombong. Ini mengingatkan kita untuk tetap rendah hati dan tidak meremehkan siapa pun, karena keadaan bisa berubah.
Tuhan, ajari aku untuk tetap rendah hati dan tidak meremehkan orang lain, karena Engkau yang menentukan jalan hidupku. Amin.