Ketakutan menjadi kenyataan
Ayub 3:24
Ayub Mengutuk Hari Kelahirannya
PerikopAyub Mengutuk Hari Kelahirannya · Ayub 3:1-26 →“Sebab, keluh kesahku datang di tempat makananku, dan rintihanku tertuang seperti air.”Ayub 3:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena ganti rotiku adalah keluh kesahku, dan keluhanku tercurah seperti air.”Ayub 3:24 · TB
Terjemahan Baru
“Gantinya makan aku mengeluh, tiada hentinya aku mengaduh.”Ayub 3:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For my sighing cometh before I eat, and my roarings are poured out like the waters.”Ayub 3:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 3:24?
Ayub mengatakan bahwa keluh kesahnya adalah makanan sehari-hari, dan rintihannya mengalir seperti air. Ini menunjukkan bahwa penderitaannya terus-menerus dan tak henti-hentinya, membuatnya tidak bisa menikmati hidup.
Latar belakang
Ayub mengakui ketakutannya yang menjadi nyata
Ayub mengakui bahwa apa yang paling ia takutkan telah terjadi atasnya. Ini menunjukkan bahwa penderitaannya sejalan dengan kecemasan terbesarnya, dan ia merasa hidupnya tidak tenang.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat pembuangan abu, sedang berkabung
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
orang saleh yang kehilangan segalanya, berduka
Kepada
Teman-teman Ayub
Elifas, Bildad, dan Zofar, penghibur yang gagal
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פַּחַד
pachad · takut
ketakutan, rasa gentar; sering dikaitkan dengan ancaman atau bencana.
יָגֹר
yagor · cemas
kuatir, takut akan bahaya yang akan datang.
אָתָה
athah · menimpa
datang, tiba; dalam konteks ini berarti mendatangi seseorang.
Ayub mengalami apa yang paling ia khawatirkan. Kata-katanya menunjukkan bahwa penderitaannya bukan hanya fisik tetapi juga mental, karena ia bergumul dengan rasa takut yang terbukti nyata.
Tahukah kamu
Ketakutan Ayub
Ayub sebelumnya dikenal saleh dan takut akan Allah (Ayub 1:1). Ketakutannya di sini bukan berarti tidak beriman, tetapi manusiawi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 3:24
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 3:24
✕ Sering dikira
Ayub menakut-nakuti dirinya sendiri sampai celaka.
✓ Yang sebenarnya
Ketakutan Ayub muncul karena kondisi yang sedang terjadi, tidak ada indikasi penyebab langsung.
✕ Sering dikira
Ayub tidak memiliki damai sejahtera karena dosa.
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada dalam teks bahwa penderitaan Ayub adalah hukuman; ia sendiri membantah hal itu.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 3:24
Kita semua memiliki masa-masa sulit yang terasa tanpa akhir. Alih-alih menyimpan keluhan sendiri, mari kita bawa semua beban kita kepada Tuhan dalam doa dan juga berbagi dengan sahabat yang dapat dipercaya, supaya kita tidak merasa sendirian.
Ya Tuhan, dengarkanlah keluhan kami dan berikanlah kami hati yang tenang, serta hadirkan orang-orang yang dapat menguatkan kami. Amin.