Akar Menjalar ke Air
Ayub 29:19
Kenangan Masa Lalu yang Bahagia
“Akar-akarku menjalar ke air, dengan embun di atas cabang-cabangku sepanjang malam.”Ayub 29:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Akarku mencapai air, dan embun bermalam di atas ranting-rantingku.”Ayub 29:19 · TB
Terjemahan Baru
“Aku seperti pohon yang subur tumbuhnya, akarnya cukup air dan embun membasahi dahannya.”Ayub 29:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“My root was spread out by the waters, and the dew lay all night upon my branch.”Ayub 29:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 29:19?
Ayub menggambarkan hidupnya yang diberkati sebelum penderitaan: akar yang menjalar ke air dan embun yang menyegarkan cabang-cabangnya sepanjang malam. Ini adalah metafora tentang kehidupan yang selalu mendapat pasokan dari sumber kehidupan, sehingga tetap subur dan segar.
Latar belakang
Ayub merindukan masa jayanya
Ayub mengenang masa lalu ketika ia hidup sejahtera dan dihormati. Ia membayangkan hidupnya seperti pohon yang akarnya dekat dengan air, selalu subur dan tidak kekurangan.
Di mana
Tanah Us
Di antara abu dan reruntuhan, di luar kota
Kapan
~2000 SM atau zaman para bapa leluhur
Kitab Ayub, periode penderitaan Ayub
Yang berbicara
Ayub
orang saleh yang menderita, mantan tokoh terhormat
Kepada
Elifas, Bildad, dan Zofar
tiga sahabat yang datang menghibur tapi malah menyalahkan Ayub
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שֹׁרֶשׁ
shoresh · akar
akar, bagian tumbuhan yang menyerap air dan menguatkan pohon
מַיִם
mayim · air
air, sumber kehidupan dan kesuburan
טַל
tal · embun
embun, kelembaban malam yang menyuburkan tanaman
Ketiga kata ini menggambarkan berkat yang terus-menerus: akar yang minum air dan embun yang selalu menyegarkan. Ayub merasa bahwa masa lalunya adalah masa di mana berkat Allah mengalir tanpa henti, tetapi sekarang semuanya berhenti.
Tahukah kamu
Dalam budaya kuno, akar yang kuat melambangkan berkat
Di dunia Timur Tengah kuno, memiliki banyak keturunan dan kekayaan sering diibaratkan seperti pohon yang berakar dalam dan berdaun rimbun. Ayub memakai gambaran ini untuk menunjukkan kehidupannya yang dulu diberkati.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 29:19
Mazmur 1:3
akar dan air
“Ia seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya...”
Yeremia 17:8
akar dekat air
“Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi sungai...”
Ayub 18:16
kontras nasib
“Akar-akarnya di bawah akan menjadi kering, dan cabang-cabangnya di atas akan dilenyapkan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 29:19
✕ Sering dikira
Ayub sedang berbangga diri atas kemampuannya sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Ayub justru meratapi hilangnya berkat Allah, bukan menyombongkan diri. Ini adalah ungkapan kerinduan.
✕ Sering dikira
Ayub menganggap berkat itu permanen dan otomatis.
✓ Yang sebenarnya
Ayub menyadari bahwa berkat Allah bisa hilang, seperti yang dialaminya sekarang. Ini adalah pengakuan akan kedaulatan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 29:19
Akar yang kuat membutuhkan air yang dalam, tidak hanya hujan sesekali. Demikian juga hubungan kita dengan Tuhan perlu diperdalam setiap hari, bukan hanya saat krisis. Carilah waktu teduh untuk 'berakar' dalam firman-Nya agar hidupmu tetap segar.
Tuhan, biarlah akar kehidupanku selalu tertanam dalam kasih-Mu, dan sirami jiwaku dengan firman-Mu setiap hari. Amin.