Ayub Berpegang pada Kebenarannya
Ayub 27:6
Ayub Mempertahankan Ketulusannya
“Aku memegang teguh kebenaranku, dan tidak akan membiarkannya pergi; hatiku tidak akan mencela satu hari pun dari masa hidupku.”Ayub 27:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kebenaranku kupegang teguh dan tidak kulepaskan; hatiku tidak mencela seharipun dari pada umurku.”Ayub 27:6 · TB
Terjemahan Baru
“Aku tetap berpegang kepada kepatuhanku, dan hati nuraniku pun bersih selalu.”Ayub 27:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“My righteousness I hold fast, and will not let it go: my heart shall not reproach me so long as I live.”Ayub 27:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 27:6?
Ayub 27:6 mengungkapkan bahwa Ayub berpegang pada kebenarannya dan tidak akan melepaskannya. Hatinya tidak mencelanya, karena ia yakin akan kesucian hidupnya.
Latar belakang
Ayub Menyatakan Hati Nurani yang Tenang
Ayub menegaskan bahwa ia memegang teguh kebenaran dan tidak akan melepaskannya. Ia juga menyatakan bahwa hatinya tidak mencela dirinya sendiri, yang berarti ia memiliki hati nurani yang bersih di hadapan Allah.
Di mana
Tanah Us
Di antara tumpukan abu, setelah percakapan panjang
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
Tokoh saleh, kaya raya, diuji berat
Kepada
Teman-teman Ayub
Elifas, Bildad, dan Zofar, penasihat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָזַק
chazaq · memegang teguh
berpegang erat, menjadi kuat, bertahan
רָפָה
raphah · membiarkan
melepaskan, mengendurkan, meninggalkan
לֵב
lev · hatiku
hati, pusat batin, pikiran, dan kehendak
Ayub menggunakan 'chazaq' dan 'raphah' lagi, yang menekankan kegigihannya. Kata 'lev' tidak hanya merujuk pada emosi, tetapi seluruh batin manusia, menunjukkan bahwa hati nuraninya bersih secara menyeluruh.
Tahukah kamu
Kata 'mencela' di sini
Kata Ibrani 'charaq' jarang dipakai dan bisa berarti 'menggigit' atau 'menyakiti', menggambarkan rasa sakit dalam hati nurani.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 27:6
1 Yohanes 3:21
hati tidak menuduh
“Saudara-saudaraku yang kekasih, jika hati kita tidak menuduh kita, maka kita memiliki keberanian untuk menghampiri Allah.”
Kisah Para Rasul 23:1
hati nurani murni
“Aku hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah sampai hari ini.”
Ayub 2:3
tetap berpegang
“Ia tetap berpegang pada ketulusannya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 27:6
✕ Sering dikira
Ayub mengklaim tidak pernah berdosa.
✓ Yang sebenarnya
Ayub tidak mengaku tidak pernah berdosa, tetapi ia menegaskan bahwa dalam ujian ini ia tidak bersalah.
✕ Sering dikira
Ayub hanya mengandalkan kekuatannya sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Ayub mengakui Allah sebagai yang hidup, dan ia bergantung pada Allah dalam mempertahankan integritasnya.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 27:6
Penting untuk menjaga hati kita tetap bersih dan hidup dengan benar, sehingga kita tidak memiliki penyesalan. Pertahankan apa yang benar, dan jangan biarkan siapa pun meragukan integritasmu.
Allah, peganglah tanganku agar aku tetap berpegang pada kebenaran-Mu dan tidak mencelaku, Amin.