Paulus menatap sidang yang membencinya

Kisah Para Rasul 23:1

Diadili Mahkamah Agama Yahudi

Paulus menatap Sanhedrin dan berkata, “Saudara-saudaraku, aku telah menjalani hidupku dengan segenap hati nurani yang baik di hadapan Allah sampai hari ini.”

Kisah Para Rasul 23:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 23:1?

Paulus membela diri di hadapan Sanhedrin, dewan tertinggi Yahudi, dengan menyatakan bahwa ia hidup dengan hati nurani yang baik di hadapan Allah. Ini menunjukkan keyakinannya bahwa ia tidak bersalah dan bahwa pelayanannya kepada Allah dilakukan dengan integritas.

Latar belakang

Mulai dengan kepala tegak

Sehari setelah nyaris dikeroyok massa, Paulus dihadapkan ke mahkamah agama Yahudi. Alih-alih membela diri dengan gugup, ia membuka pembelaan dengan klaim berani: hati nuraninya bersih di hadapan Allah. Bagi para hakim, ini terdengar nyaris menantang.

Di mana

Yerusalem

Ruang sidang Sanhedrin, dekat area Bait Allah

Kapan

~57 M

Paulus ditahan di Yerusalem

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Diselamatkan dari massa
Imam besar menampar
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang ditangkap, mantan penganiaya jemaat

S

Kepada

Sanhedrin

Mahkamah agama Yahudi tertinggi, 71 anggota

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἀτενίσας

atenisas · looked intently

menatap tajam tanpa berkedip

συνειδήσει

syneidesei · conscience

kesadaran batin akan benar-salah

πεπολίτευμαι

pepoliteumai · lived

menjalani hidup sebagai warga

Paulus menatap lurus, bicara soal nurani, dan memakai kata 'hidup sebagai warga' — ia tampil sebagai orang yang tak punya beban sembunyi.

Tahukah kamu

Dia pernah duduk di kursi itu

Paulus dulu kemungkinan besar anggota atau setidaknya orang dekat Sanhedrin. Ia tahu persis bagaimana ruangan ini bekerja.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 23:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 23:1

✕  Sering dikira

"Paulus sombong, mengaku tanpa dosa."

✓  Yang sebenarnya

Ia bicara soal ketulusan motif, bukan kesempurnaan tanpa dosa.

✕  Sering dikira

"Sanhedrin sidang netral yang adil."

✓  Yang sebenarnya

Ini sidang bermuatan politik yang sudah ingin menjatuhkannya.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 23:1

Hati nurani yang baik adalah fondasi yang kuat saat menghadapi tuduhan. Sebelum berbicara atau bertindak, tanyakan pada diri sendiri: apakah ini sesuai dengan kehendak Allah? Integritas yang terjaga akan memberi kita keberanian di saat sulit.

Tuhan, jadikanlah hatiku bersih dan nuraniku jernih, agar aku bisa hidup dengan penuh keberanian dan ketenangan. Amin.