Ayub mengecam kebodohan sahabatnya

Ayub 27:12

Janji Ayub untuk Tetap Berintegritas

“Lihatlah, kamu semua telah melihatnya sendiri. Lalu, mengapa kamu semua berlaku tidak masuk akal?”

Ayub 27:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 27:12?

Ayub menegur teman-temannya bahwa mereka sebenarnya tahu kebenaran, namun mereka berbicara tidak masuk akal. Ini menyoroti pentingnya konsistensi antara pengetahuan dan perkataan.

Latar belakang

Ayub menantang cara pikir sahabatnya

Ayub menunjukkan inkonsistensi sahabatnya: mereka sendiri melihat kuasa Allah dalam ciptaan dan pengalaman manusia, namun mereka tetap bersikeras pada tuduhan yang salah terhadap dirinya.

Di mana

Tanah Uz

Di timbunan abu di luar kampung

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan semuanya
Ayub dipulihkan Tuhan
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang sedang menderita, ~60 tahun

E

Kepada

Elifas, Bildad, dan Zofar

tiga sahabat Ayub yang menuduhnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רְאִיתֶם

re'item · melihat

melihat, memperhatikan

הֶבֶל

hevel · tidak masuk akal

kesia-siaan, napas, hal yang sia-sia

תִּהְיוּ

tihyu · berlaku

menjadi, berlaku, bertindak

Kata 'hevel' (kesia-siaan) sering muncul dalam Pengkhotbah; di sini Ayub menuduh sahabatnya berpikir sia-sia meskipun mereka sudah melihat bukti nyata tentang Allah.

Tahukah kamu

Kata 'tidak masuk akal'

Kata Ibrani yang diterjemahkan 'tidak masuk akal' bisa berarti 'kesia-siaan' atau 'hal yang sia-sia', sering dipakai untuk menggambarkan tindakan yang tidak berguna.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 27:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 27:12

✕  Sering dikira

Ayub menyiratkan bahwa semua orang bisa melihat Allah secara langsung.

✓  Yang sebenarnya

Ayub berbicara tentang melihat bukti kuasa Allah dalam ciptaan, bukan melihat Allah sendiri.

✕  Sering dikira

Ayub menuduh sahabatnya tidak percaya Allah sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Ayub menuduh mereka tidak konsisten dan tidak bijak dalam menilai situasinya.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 27:12

Pengetahuan tentang Tuhan harus mengubah cara kita berbicara. Sebelum berbicara, tanyakan: apakah ucapanku sesuai dengan kebenaran yang kuketahui?

Tuhan, jadikan perkataanku selaras dengan pengetahuan tentang-Mu, dan jauhkan aku dari omongan yang sia-sia. Amin.