Anak yatim dirampas

Ayub 24:9

Penderitaan yang Tak Terlihat

Ada yang melepaskan anak yatim dari susu ibunya, dan mereka menggadaikan bayi-bayi orang miskin sebagai jaminan.

Ayub 24:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 24:9?

Ayub mengungkapkan kekejaman orang fasik yang bahkan merenggut anak yatim dari ibunya dan mengambil bayi-bayi orang miskin sebagai jaminan hutang. Ini menunjukkan betapa tidak berperikemanusiaannya mereka, tanpa belas kasihan terhadap yang paling rentan.

Latar belakang

Bayi dijadikan jaminan utang

Ayub mengungkap ketidakadilan yang lebih keji: anak yatim diambil dari ibunya, dan bayi orang miskin dijadikan jaminan utang. Ini menunjukkan penindasan yang sangat tidak manusiawi, merenggut masa depan mereka.

Di mana

Tanah Uz

Di timbunan abu, berdebat dengan sahabat

Kapan

~1900 SM (zaman para bapa leluhur)

Zaman para bapa leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Tuhan menjawab Ayub
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Orang saleh yang menderita, ~60 tahun

E

Kepada

Elifas, Bildad, Zofar

Tiga sahabat yang menyalahkan Ayub

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָמַס

khamas · melepaskan

merebut, merampas dengan kekerasan.

יָתוֹם

yatom · anak yatim

anak tanpa ayah, yatim piatu.

עָבַט

avat · gadaikan

mengambil jaminan, menggadaikan.

Kata khames menunjukkan kekerasan dalam merampas, yatom adalah kelompok yang paling rentan, dan avat adalah praktik mengambil jaminan yang kejam. Gabungan ini menunjukkan kejahatan yang sistematis terhadap yang lemah.

Tahukah kamu

Jaminan dalam hukum kuno

Dalam hukum Taurat, mengambil pakaian atau gandum sebagai jaminan diperbolehkan, tetapi merampas anak sebagai jaminan adalah pelanggaran berat (Kel. 22:26-27; Ul. 24:12-13). Ini menunjukkan betapa jahatnya orang-orang ini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 24:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 24:9

✕  Sering dikira

Ayub menuduh Tuhan sebagai penyebab bayi dijadikan jaminan.

✓  Yang sebenarnya

Ayub menggambarkan dosa manusia, bukan tindakan Tuhan. Ia mempertanyakan mengapa Tuhan membiarkan hal ini.

✕  Sering dikira

Ini hanya terjadi di zaman Ayub.

✓  Yang sebenarnya

Penindasan terhadap anak yatim dan orang miskin masih terjadi di banyak tempat, sehingga pesan ini relevan sampai sekarang.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 24:9

Ketidakadilan yang ekstrem terjadi ketika orang kuat memanfaatkan yang lemah. Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk membela hak-hak anak-anak dan mereka yang tidak berdaya, dan tidak pernah menjadi bagian dari penindasan.

Tuhan, beri kami keberanian untuk membela anak-anak yang rentan dan menjadi suara bagi mereka yang tidak dapat bersuara. Amin.