Keluhan yang Tak Reda
Ayub 23:2
Ayub Merindu Hadirat Allah
““Bahkan hari ini keluhanku pahit; tangan-Nya berat karena rintihanku.”Ayub 23:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Sekarang ini keluh kesahku menjadi pemberontakan, tangan-Nya menekan aku, sehingga aku mengaduh.”Ayub 23:2 · TB
Terjemahan Baru
“(23:1)”Ayub 23:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Even to day is my complaint bitter: my stroke is heavier than my groaning.”Ayub 23:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 23:2?
Ayub menggambarkan penderitaannya yang pahit dan merasakan tangan Allah yang berat menekan dia. Ia merasa bahwa Allah tidak mendengar rintihannya, dan ini membuat keluhannya semakin pahit.
Latar belakang
Beban yang Berat
Ayub menggambarkan bahwa keluhannya terus-menerus pahit dan tangan Allah terasa berat menekan dia. Ia merasa Tuhan seperti lawan yang keras, bukan penghibur.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat pembuangan abu, di luar kampung
Kapan
~2000 SM
Zaman para leluhur
Yang berbicara
Ayub
orang saleh yang menderita, ~60 tahun
Kepada
Elifas, Bildad, Zofar
ketiga sahabat yang menghakimi Ayub
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שחי
sichi · keluhanku
pengaduan, ratapan
מרי
meri · pahit
kepahitan, pemberontakan
ידו
yado · tangan-Nya
kuasa dan tindakan-Nya
Kaitan antara keluhan dan tangan-Nya menunjukkan bahwa Ayub melihat penderitaannya datang dari Allah, tetapi ia tidak berhenti berharap pada Allah.
Tahukah kamu
Tangan Allah dalam Puisi
Dalam puisi Ibrani, 'tangan' sering melambangkan kuasa dan tindakan. Di sini tangan Allah dianggap menekan, bukan menopang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 23:2
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 23:2
✕ Sering dikira
Ayub menuduh Allah jahat.
✓ Yang sebenarnya
Ayub mengakui bahwa penderitaan datang dari tangan Allah, tetapi ia tidak menyebut Allah jahat.
✕ Sering dikira
Tangan Allah berarti Allah tidak peduli.
✓ Yang sebenarnya
Tangan yang berat justru menunjukkan Allah terlibat, meskipun Ayub tidak mengerti maksud-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 23:2
Saat kita merasa Tuhan diam dan tidak menjawab doa kita, kita perlu mengingat bahwa itu bukan berarti Dia tidak peduli. Ayub tetap berterus terang dalam kesakitannya, dan kita juga bisa melakukan hal yang sama.
Ya Allah, ketika aku merasa Engkau jauh dan tidak menjawab, tolonglah aku untuk tetap berpegang pada kebenaran bahwa Engkau selalu mendengar. Amin.