Ayub Menolak Sikap Sombong

Ayub 19:5

Ayub: Penebusku Hidup

PerikopKeyakinan Ayub bahwa Allah Akan Memihaknya · Ayub 19:1-29 →
“Jika kamu benar-benar ingin menyombongkan diri melawan aku, dan menggunakan aibku sebagai alasan untuk melawan aku,”

Ayub 19:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 19:5?

Ayub menantang teman-temannya jika mereka bermaksud meninggikan diri dengan merendahkannya. Mereka menggunakan aibnya sebagai alasan untuk menyerang, padahal seharusnya mereka menunjukkan belas kasihan. Ini menunjukkan kebanggaan yang salah di pihak teman-temannya.

Latar belakang

Menolak Tuduhan Sahabat

Ayub menantang sahabatnya yang merasa lebih benar dan menggunakan aibnya sebagai bukti dosa. Ia menegaskan bahwa sikap mereka adalah kesombongan, bukan kebenaran.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat pembuangan sampah, di antara abu dan pecahan periuk

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sahabat menuduh Ayub berdosa
Ayub berseru tentang Penebus
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Orang saleh yang menderita, ~60 tahun

K

Kepada

Ketiga sahabat

Elifas, Bildad, Zofar, penasihat yang menghakimi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גָּדַל

gadal · menyombongkan

menjadi besar, meninggikan diri

חֶרְפָּה

cherpah · aibku

celaan, kehinaan

יָכַח

yakach · alasan

menegur, membuktikan salah

Ayub melihat bahwa sahabatnya menggunakan penderitaannya sebagai bukti dosa, yang merupakan bentuk kesombongan rohani, bukan kasih.

Tahukah kamu

Aib sebagai Bukti

Di zaman kuno, penderitaan sering dianggap sebagai hukuman dosa, dan orang yang menderita dihindari karena dianggap 'terkutuk'.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 19:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 19:5

✕  Sering dikira

Ayub merasa dirinya lebih baik dari sahabatnya.

✓  Yang sebenarnya

Ayub menolak cara mereka menghakimi, bukan merasa dirinya sempurna.

✕  Sering dikira

Ayub mengakui bahwa aibnya adalah akibat dosa.

✓  Yang sebenarnya

Ayub menyebut aib sebagai alasan yang dipakai sahabat, bukan kebenaran.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 19:5

Jangan pernah merasa lebih tinggi dari orang lain yang sedang jatuh. Kerendahan hati dan belas kasihan lebih berharga daripada menunjukkan superioritas.

Tuhan, jauhkan aku dari sikap sombong dan ajarku untuk rendah hati serta penuh belas kasihan. Amin.