Rindu Kata-kata Diabadikan

Ayub 19:23

Keyakinan Ayub di Tengah Penderitaan

PerikopKeyakinan Ayub bahwa Allah Akan Memihaknya · Ayub 19:1-29 →
“Ah, seandainya kata-kataku ditulis. Ah, seandainya semua itu ditulis dalam sebuah buku.”

Ayub 19:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 19:23?

Ayub merindukan kata-katanya dicatat dalam sebuah buku, agar pembelaannya dapat dibaca oleh generasi mendatang. Ia ingin kisahnya dikenang dan dianggap penting.

Latar belakang

Ayub ingin kata-katanya dicatat

Ayub sangat ingin pembelaannya diabadikan dalam tulisan. Dia merasa bahwa jika saja kata-katanya ditulis, kebenarannya akan terungkap dan dikenang.

Di mana

Tanah Us

Di tempat pembuangan abu, di luar kampung

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Ayub dipulihkan Allah
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang menderita hebat, ~60 tahun

T

Kepada

Teman-teman Ayub

Elifas, Bildad, dan Zofar, penasihat yang menghakimi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כָּתַב

katav · ditulis

menulis, mencatat

סֵפֶר

sefer · buku

gulungan, dokumen, buku

מִי יִתֵּן

mi yitten · seandainya

kiranya, semoga, ungkapan kerinduan

Ungkapan 'mi yitten' (seandainya) adalah seruan hasrat yang kuat, khas Ibrani. Ayub tidak sekadar berharap, tetapi sangat merindukan kata-katanya diabadikan secara permanen, menunjukkan betapa pentingnya kebenarannya.

Tahukah kamu

Buku pada zaman Ayub

Pada zaman itu, catatan biasanya ditulis pada gulungan papirus atau perkamen, atau diukir pada batu atau tanah liat. Ayub menyebut 'buku' sebagai metafora untuk catatan permanen.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 19:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 19:23

✕  Sering dikira

Ayub meminta agar kata-katanya dimasukkan ke dalam Alkitab.

✓  Yang sebenarnya

Ayub hanya mengungkapkan kerinduannya akan catatan permanen, bukan permintaan kanonisasi.

✕  Sering dikira

Ayub ingin kata-katanya dipublikasikan secara luas.

✓  Yang sebenarnya

Tujuannya lebih kepada pembelaan dirinya agar tercatat, bukan popularitas.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 19:23

Setiap orang ingin didengar dan diingat. Luangkan waktu untuk mendengarkan kisah orang lain dan menghargai perjuangan mereka, karena itu bisa menjadi penghiburan besar.

Tuhan, bantu aku untuk mendengarkan dengan sungguh-sungguh dan menghargai cerita setiap orang, sebagai bentuk kasih-Mu. Amin.