Diolok-olok Anak-anak

Ayub 19:18

Ayub Merindukan Pembela dan Penebus

Bahkan, anak-anak kecil menghinaku; ketika aku berdiri, mereka mengataiku.

Ayub 19:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 19:18?

Bahkan anak-anak kecil pun menghina Ayub; mereka mengejeknya ketika ia berdiri. Ini menunjukkan puncak penghinaan; mereka yang tidak berdaya pun merasa berhak merendahkannya. Ayub tidak lagi dianggap bermartabat di mata siapa pun.

Latar belakang

Ejekan dari yang Kecil

Ayub menjadi bahan tertawaan bahkan bagi anak-anak kecil yang biasanya tidak berani mengejek orang dewasa. Ketika ia berdiri, mereka menyindirnya, menunjukkan betapa dalamnya penghinaan yang ia alami.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat abu, dikelilingi oleh orang-orang yang melewati

Kapan

~2000 SM (zaman para bapa)

Perjanjian Lama - Kitab Ayub

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan anak dan harta
Ayub dipulihkan oleh Allah
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Orang yang dulu dihormati para pemuka, kini jadi bahan ejekan.

S

Kepada

Sahabat-sahabat Ayub

Tiga sahabat yang terus berdebat tentang alasan penderitaan Ayub.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּזָה

bazah · menghinaku

menghina, meremehkan, menganggap rendah

קוּם

qum · berdiri

bangkit atau berdiri

מִלָּה

millah · mengataiku

berbicara tentang, mengucapkan kata-kata terhadap

Kata-kata yang diucapkan anak-anak itu adalah senjata yang menusuk; Ayub yang duduk di abu, saat berdiri pun tetap menjadi sasaran ejekan, menunjukkan penderitaannya yang total.

Tahukah kamu

Status Sosial Kuno

Di Timur Tengah kuno, anak-anak biasanya sangat hormat pada orang tua, jadi ejekan mereka menandakan bahwa Ayub sudah dianggap sangat rendah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 19:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 19:18

✕  Sering dikira

Anak-anak itu benar-benar kecil secara usia dan bermaksud jahat.

✓  Yang sebenarnya

Teks menekankan status rendah mereka, yang membuat ejekan semakin memalukan, tetapi tidak menyebut usia pasti.

✕  Sering dikira

Ini hanya terjadi sekali, tapi Ayub membesar-besarkan.

✓  Yang sebenarnya

Ayub menggambarkan keadaan yang terus-menerus terjadi dan melibatkan banyak orang, bukan satu peristiwa.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 19:18

Hinaan bisa datang dari siapa saja, bahkan dari yang kecil. Respons Ayub mengajarkan kita untuk tidak membalas dengan kebencian, melainkan untuk tetap menjaga hati dan mengandalkan Tuhan. Kita harus berhati-hati dalam berkata-kata agar tidak menyakiti orang lain.

Tuhan, beri aku kekuatan untuk menghadapi hinaan dengan kasih, dan kendalikan lidahku agar tidak menjadi alat untuk merendahkan orang lain. Amin.