Terasing dari Keluarga

Ayub 19:17

Ayub Merindukan Pembela dan Penebus

Napasku asing bagi istriku, dan aku memuakkan saudara-saudara kandungku sendiri.

Ayub 19:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 19:17?

Ayub bahkan merasa napasnya tidak disukai istrinya dan ia menjijikkan bagi saudara-saudaranya. Ini menunjukkan kehancuran relasi yang paling intim; tidak ada yang mampu menerima keadaannya. Penderitaannya tidak hanya fisik, tetapi juga emosional dan spiritual.

Latar belakang

Napas yang Menjijikkan

Ayub menyadari bahwa bahkan istrinya sendiri merasa jijik dengan napasnya yang busuk akibat penyakitnya. Saudara-saudaranya pun menganggapnya memuakkan.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat pembuangan sampah di luar kota, berpakaian kabung

Kapan

~2000 SM (zaman para bapa)

Perjanjian Lama - Kitab Ayub

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan anak dan harta
Ayub dipulihkan oleh Allah
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Pria yang dulu dihormati, sekarang sakit dan menderita.

S

Kepada

Sahabat-sahabat Ayub

Penasihat yang datang untuk menghibur, namun malah menggurui.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רוּחַ

ruach · napasku

nafas, angin, atau roh

זָר

zar · asing

orang asing, tidak dikenal, atau menjijikkan

בָּאַשׁ

ba'ash · memuakkan

berbau busuk, membusuk, menjijikkan

Nafas yang seharusnya menjadi tanda kehidupan justru menjadi sumber penolakan; Ayub kehilangan hubungan terdekatnya karena penyakit yang membusukkan tubuhnya.

Tahukah kamu

Napas Busuk

Penyakit kulit yang parah sering menyebabkan bau mulut yang sangat menyengat, sehingga orang-orang menjauh—seperti yang dialami Ayub.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 19:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 19:17

✕  Sering dikira

Ini berarti Ayub berbuat dosa sehingga Allah menghukumnya.

✓  Yang sebenarnya

Kitab Ayub justru menunjukkan bahwa penderitaan bukan selalu akibat dosa; Ayub dikenal saleh.

✕  Sering dikira

Istri Ayub benar-benar membencinya secara permanen.

✓  Yang sebenarnya

Teks hanya menunjukkan kondisi saat itu; istri Ayub tetap ada dan kemudian menerima berkat bersama Ayub.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 19:17

Kasih sejati tidak bergantung pada keadaan. Saat orang yang kita kasihi sedang dalam titik terpuruk, tunjukkan kesetiaan kita. Jangan menjauh, tetapi hadirlah dengan kasih yang tidak bersyarat, seperti yang Tuhan lakukan bagi kita.

Bapa, jadikan aku pribadi yang setia dan menerima, terutama saat orang lain sedang tidak nyaman untuk didekati. Amin.