Bildad: terang orang fasik padam

Ayub 18:5

Bildad: Nasib Orang Fasik

Memang, terang orang fasik dipadamkan, dan percikan apinya tidak lagi menyala.

Ayub 18:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 18:5?

Bildad menyatakan bahwa terang orang fasik akan padam. Ini berarti kehidupan orang jahat akan berakhir dalam kegelapan dan kehancuran. Ia menggunakan gambaran terang yang padam untuk menggambarkan nasib orang yang hidup dalam kejahatan.

Latar belakang

Bildad mengumumkan kepunahan orang fasik

Bildad menggunakan metafora terang dan api untuk menggambarkan kehidupan orang fasik yang akan berakhir. Ini adalah peringatan terselubung bahwa Ayub, yang dianggap fasik, akan mengalami hal yang sama.

Di mana

Suah (wilayah Arab)

Di dekat rumah Ayub yang hancur, di tengah dialog

Kapan

~2000 SM

Zaman para leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Tuhan berbicara dari badai
Kamu di sini
B

Yang berbicara

Bildad, orang Suah

Sahabat Ayub, berpikir sempit tentang keadilan

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, sedang berdebat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אוֹר

or · terang

cahaya; secara metaforis, kehidupan dan kebaikan

דָּעַךְ

da'akh · dipadamkan

padam, padam perlahan

נִיצוֹץ

nitzotz · percikan

percikan api, bunga api

Kata 'da'akh' (padam) digunakan untuk api yang mati, dan 'nitzotz' adalah percikan kecil. Bildad menggambarkan bahwa bahkan sisa terang orang fasik akan padam total.

Tahukah kamu

Pelita di Timur Tengah kuno

Pelita zaman itu terbuat dari tanah liat berbentuk cangkang, menggunakan minyak zaitun dan sumbu. 'Terang pelita' melambangkan kehidupan dan kemakmuran.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 18:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 18:5

✕  Sering dikira

Ayub adalah orang fasik karena dia menderita.

✓  Yang sebenarnya

Ini asumsi Bildad yang keliru; cerita Ayub menunjukkan penderitaan bukan selalu akibat dosa.

✕  Sering dikira

Terang dan api adalah simbol literal untuk kekayaan.

✓  Yang sebenarnya

Ini simbol kehidupan dan kemakmuran, bukan benda fisik.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 18:5

Kita diingatkan bahwa hidup yang jauh dari Tuhan pada akhirnya akan kehilangan terang dan sukacita. Mari kita jaga hati dan perbuatan kita agar tetap berada dalam terang firman-Nya, sehingga hidup kita bercahaya bagi sesama.

Ya Tuhan, jauhkanlah aku dari jalan kejahatan. Biarlah hidupku selalu dipenuhi terang-Mu dan menjadi berkat bagi orang lain. Amin.