Orang di barat dan timur terkejut

Ayub 18:20

Kengerian Menimpa Orang Fasik

PerikopOrang Fasik Pasti Binasa · Ayub 18:1-21 →
“Mereka yang di barat terkejut akan harinya, dan mereka yang di timur dicengkeram oleh ketakutan.”

Ayub 18:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 18:20?

Ayat ini menunjukkan betapa mengerikannya nasib orang fasik sehingga orang-orang di segala penjuru takut dan terkejut mendengarnya. Ini menegaskan bahwa kehancuran orang jahat menjadi peringatan bagi semua orang.

Latar belakang

Semua orang gempar

Bildad mengatakan bahwa kehancuran orang fasik akan membuat semua orang di sekitarnya terkejut. Baik yang di barat maupun di timur akan gemetar melihat nasibnya.

Di mana

Suah

Di dekat tempat Ayub duduk di abu, setelah percakapan

Kapan

~2000 SM

Zaman para bapa leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan anak-anaknya
Allah berbicara kepada Ayub
Kamu di sini
B

Yang berbicara

Bildad, orang Suah

Teman Ayub, percaya penderitaan = hukuman dosa

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita berat, sedang berdiskusi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁמַם

shamem · terkejut

tertegun, tercengang karena ketakutan

אַחֲרוֹן

acharon · barat

yang di belakang, barat

קַדְמוֹן

qadmon · timur

yang di depan, timur

Kata 'terkejut' berarti keheranan yang mendalam; Bildad memakai istilah geografis untuk menunjukkan bahwa semua orang di seluruh penjuru akan kagum akan murka Allah.

Tahukah kamu

Arah mata angin

Dalam budaya kuno, 'barat' dan 'timur' mewakili seluruh dunia. Bildad ingin menegaskan bahwa berita kehancuran ini akan menyebar ke mana-mana.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 18:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 18:20

✕  Sering dikira

Menganggap ini nubuat tentang gempa bumi atau bencana alam.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah hiperbola retoris untuk menunjukkan dampak kehancuran orang fasik.

✕  Sering dikira

Menganggap hanya orang jahat yang membuat orang terkejut.

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya adalah orang fasik yang dihakimi, bukan semua orang.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 18:20

Kita hidup dalam dunia yang saling terhubung; tindakan kita mempengaruhi orang lain, bahkan yang jauh. Kehancuran moral seseorang bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang. Mari kita hidup dengan integritas agar menjadi berkat, bukan peringatan buruk.

Ya Allah, mampukan aku menjadi teladan yang baik, sehingga hidupku memancarkan terang dan bukan ketakutan bagi orang lain. Amin.