Kesimpulan: tempat orang jahat
Ayub 18:21
Bildad Menegaskan Hukuman Orang Fasik
“Sesungguhnya, begitulah tempat kediaman orang jahat, dan seperti itulah tempat tinggal orang yang tidak mengenal Allah.””Ayub 18:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sungguh, demikianlah tempat kediaman orang yang curang, begitulah tempat tinggal orang yang tidak mengenal Allah."”Ayub 18:21 · TB
Terjemahan Baru
“Begitulah nasib orang durhaka, mereka yang tidak mengindahkan Allah."”Ayub 18:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Surely such are the dwellings of the wicked, and this is the place of him that knoweth not God.”Ayub 18:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 18:21?
Ayat ini merangkum gambaran tentang tempat tinggal orang jahat: tempat kediaman orang yang tidak mengenal Allah. Ini menegaskan bahwa kehidupan tanpa Allah akan berakhir dengan kehancuran dan penderitaan.
Latar belakang
Begitulah nasib orang jahat
Bildad menutup pidatonya dengan menyimpulkan bahwa semua yang dia katakan adalah gambaran tentang tempat tinggal orang jahat. Dia menekankan bahwa orang yang tidak mengenal Allah akan menerima hukuman seperti itu.
Di mana
Suah
Di dekat tempat Ayub duduk di abu, setelah percakapan
Kapan
~2000 SM
Zaman para bapa leluhur
Yang berbicara
Bildad, orang Suah
Teman Ayub, percaya penderitaan = hukuman dosa
Kepada
Ayub
Orang saleh yang menderita berat, sedang berdiskusi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָשָׁע
rasha · jahat
orang yang bersalah, orang fasik
לֹא יָדַע
lo yada · tidak mengenal
tidak mengenal secara intim
אֵל
El · Allah
Tuhan, Yang Mahakuasa
Bildad memakai kata 'rasha' untuk orang jahat dan 'lo yada El' untuk tidak mengenal Allah. Ini menegaskan bahwa kejahatan dan ketidaktahuan akan Allah berujung pada kebinasaan.
Tahukah kamu
Frasa 'tidak mengenal Allah'
Dalam bahasa Ibrani, 'tidak mengenal Allah' berarti tidak memiliki hubungan pribadi dengan Allah, bukan sekadar tidak tahu tentang Dia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 18:21
Mazmur 1:6
Jalan orang fasik binasa
“Sebab TUHAN mengetahui jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.”
Amsal 14:12
Jalan menuju maut
“Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.”
Yesaya 48:22
Tidak ada damai bagi fasik
“Tidak ada damai bagi orang-orang fasik, demikian firman TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 18:21
✕ Sering dikira
Menganggap semua penderitaan adalah hukuman langsung dari Allah.
✓ Yang sebenarnya
Bildad salah! Ayub menderita bukan karena dosanya. Ini menunjukkan keterbatasan perspektif manusia.
✕ Sering dikira
Menganggap orang yang tidak beragama pasti akan celaka di dunia ini.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berbicara tentang hukuman akhir, bukan selalu di dunia sekarang.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 18:21
Mengenal Allah bukan sekadar tahu tentang-Nya, tetapi memiliki hubungan yang hidup dengan-Nya. Mari kita periksa hati kita: apakah kita benar-benar mengenal Allah dalam kehidupan sehari-hari? Dengan bersekutu dengan-Nya, kita terhindar dari kehancuran.
Tuhan, aku ingin mengenal Engkau secara pribadi dan hidup dekat dengan-Mu setiap hari, supaya hidupku berbuah kebaikan. Amin.