Kengerian Mengepung dan Mengejar

Ayub 18:11

Bildad: Akibat Pasti bagi Orang Fasik

Kengerian menakutinya di setiap sisi, dan mengejarnya pada setiap langkahnya.

Ayub 18:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 18:11?

Ayub 18:11 menggambarkan bahwa kengerian mengejar orang jahat dari segala sisi, takut dan cemas menghantuinya. Ini menunjukkan bahwa orang fasik tidak memiliki damai sejahtera, karena hidupnya dipenuhi kecemasan dan ketakutan.

Latar belakang

Kengerian mengejar orang fasik

Bildad melanjutkan lukisan penderitaan orang fasik: ia dikepung ketakutan dan dikejar ke mana pun. Ini menggambarkan kecemasan tak berkesudahan.

Di mana

Tanah Uz (lokasi debat, mungkin Arabia)

Di tempat pembuangan sampah di luar kota, tempat Ayub duduk di abu

Kapan

~2000 SM (zaman para patriark)

Zaman para bapa leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan harta dan anak-anak
Munculnya Elihu dan jawaban Allah
Kamu di sini
B

Yang berbicara

Bildad, orang Suah

Teman Ayub, penasihat yang percaya penderitaan karena dosa

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, sedang berdebat dengan sahabatnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בַּלָּהוֹת

ballahot · kengerian

teror yang membuat gemetar, ketakutan yang mendalam

פּוּץ

putz · mengejar

mengejar dengan cepat, mengusir dengan paksa

אֲשֻׁרֵי

ashurei · langkah

jejak kaki, langkah perjalanan

Ketakutan di sini bukan perasaan biasa, melainkan kekuatan aktif yang memburu, menekankan bahwa orang fasik tidak punya tempat aman.

Tahukah kamu

Kengerian punya kaki

Orang Timur Tengah kuno sering mempersonifikasikan bencana sebagai makhluk yang mengejar, seperti dalam mitologi Mesopotamia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 18:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 18:11

✕  Sering dikira

Bahwa orang Kristen sejati tidak akan pernah mengalami ketakutan seperti ini.

✓  Yang sebenarnya

Ayub sendiri mengalami ketakutan (Ayub 7:14), dan orang percaya pun bisa cemas.

✕  Sering dikira

Bahwa Allah sengaja mengirim makhluk kengerian untuk menghantui orang.

✓  Yang sebenarnya

Ini gambaran puitis hasil dosa; Allah tidak digambarkan secara langsung di sini.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 18:11

Hidup dalam dosa menghilangkan damai sejahtera. Jika kita hidup benar di hadapan Tuhan, kita dapat memiliki kedamaian meskipun dalam kesulitan. Jangan biarkan rasa takut menguasai hidup kita, tetapi percayakan hidup kita kepada Tuhan yang sanggup memberi ketenangan.

Tuhan, berikanlah damai sejahtera-Mu di dalam hatiku dan jauhkanlah aku dari segala kengerian. Amin.