Orang fasik kehilangan kekuatan
Ayub 18:12
Bildad: beginilah nasib orang jahat
PerikopOrang Fasik Pasti Binasa · Ayub 18:1-21 →“Kekuatannya merana, dan malapetaka siap untuk kejatuhannya.”Ayub 18:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bencana mengidamkan dia, kebinasaan bersiap-siap menantikan dia jatuh.”Ayub 18:12 · TB
Terjemahan Baru
“Dahulu ia kuat, kini ia merana; bencana menemaninya di mana-mana.”Ayub 18:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“His strength shall be hungerbitten, and destruction shall be ready at his side.”Ayub 18:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 18:12?
Ayub 18:12 memberitahukan bahwa kekuatan orang jahat akan melemah dan malapetaka siap untuk menjatuhkannya. Ini menunjukkan kehancuran total yang akan dialami orang fasik, karena kekuatannya habis dan bencana menantinya.
Latar belakang
Kekuatan yang merana dan malapetaka yang siap
Bildad menggambarkan akhir hidup orang fasik yang dikepung kengerian. Kata 'kekuatannya' menunjuk pada vitalitas hidup yang surut, dan kata 'merana' memberi kesan kelaparan yang melemahkan. Gambaran ini adalah peringatan tersirat bagi Ayub agar segera bertobat.
Di mana
Dataran Uz
di luar kota, di dekat timbunan abu
Kapan
~1000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Bildad
teman Ayub yang gigih membela keadilan
Kepada
Ayub
lelaki saleh yang menderita tanpa sebab
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֵמָתוֹ
emato · kekuatannya
kemakmuran atau vitalitas hidup yang menopang
רָזִין
razin · merana
menjadi kurus karena kelaparan atau krisis
אֵיד
eyd · malapetaka
bencana yang menghancurkan, kehancuran
Ketiga kata ini membentuk gambaran orang fasik yang kehilangan sumber kekuatan hidupnya, lalu menjadi lemah seperti kelaparan, dan akhirnya malapetaka menimpa. Ini bukan hukuman yang tiba-tiba, melainkan proses layu yang menyakitkan.
Tahukah kamu
Bahasa puitis yang sangat kuno
Kata yang diterjemahkan 'merana' di sini hanya muncul satu kali di seluruh Alkitab Ibrani. Maknanya tidak pasti, tapi para ahli menduga itu berarti 'lapar akan roti' — gambaran yang sangat fisik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 18:12
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 18:12
✕ Sering dikira
Kata 'malapetaka' dianggap selalu berupa peristiwa besar seperti gempa atau perang.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, malapetaka adalah krisis pribadi yang menghancurkan hidup orang itu.
✕ Sering dikira
Banyak yang mengira ayat ini berlaku untuk semua orang yang tidak percaya, tanpa kecuali.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pandangan teologis Bildad yang belum tentu benar — Akitab menunjukkan bahwa orang benar pun bisa menderita.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 18:12
Kekuatan manusia terbatas, tetapi kekuatan dari Tuhan tidak pernah habis. Jangan mengandalkan kekuatan sendiri, karena itu hanya akan mengecewakan. Bersandarlah pada kekuatan Allah yang tak pernah gagal, terutama saat menghadapi pencobaan.
Ya Allah, sumber kekuatanku, jadikanlah aku kuat dalam Engkau agar tidak goyah oleh malapetaka. Amin.