Ratapan Ayub tentang Kematian
Ayub 17:11
Harapan di Tengah Penderitaan
“Hari-hariku telah berlalu, rencana-rencanaku gagal, yaitu keinginan-keinginan hatiku.”Ayub 17:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Umurku telah lalu, telah gagal rencana-rencanaku, cita-citaku. Ayub 17.12–18.4 51”Ayub 17:11 · TB
Terjemahan Baru
“Hari-hariku telah lalu, gagallah segala rencanaku; hilang pula semua cita-cita hatiku.”Ayub 17:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“My days are past, my purposes are broken off, even the thoughts of my heart.”Ayub 17:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 17:11?
Ayub menggambarkan hidupnya yang telah berakhir: hari-harinya berlalu, rencananya gagal, dan keinginan hatinya tidak tercapai. Ini adalah ungkapan keputusasaan total karena semua yang ia harapkan telah sirna.
Latar belakang
Keputusasaan Ayub
Ayub merenungkan bahwa hari-harinya sudah berlalu dan semua rencananya gagal. Ia merasa keinginan-keinginan hatinya telah musnah, dan ia tidak memiliki harapan lagi.
Di mana
Tanah Us
Di tempat pembuangan sampah di luar kota, duduk di abu
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Patriark
Yang berbicara
Ayub
seorang saleh yang menderita berat, ~60 tahun
Kepada
Zofar dan dua sahabat lain
tiga orang yang datang untuk menghibur Ayub
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָמַי
yamay · hari-hariku
hari-hari hidupku, waktu hidupku
זִמֹּתַי
zimmotay · rencana-rencanaku
rancangan, pemikiran, niat (di sini bisa bermakna negatif: intrik)
מוֹרָשַׁי
morashay · keinginan-keinginan hatiku
kepunyaan hatiku, harapan yang tersimpan dalam hati
Ayub memakai kata 'zimmot' yang bisa berarti rencana atau intrik, menunjukkan bahwa ia merasa hidupnya hancur dan tidak ada yang tersisa. Ini menekankan keputusasaan yang total.
Tahukah kamu
Bahasa Puisi Ibrani
Ayat ini menggunakan struktur puisi paralelisme, di mana baris kedua menguatkan baris pertama: 'hari-hariku' sejajar dengan 'rencana-rencanaku', dan 'berlalu' dengan 'gagal'.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 17:11
Mazmur 88:15-16
keputusasaan
“Aku ini tertindas dan hampir mati, aku menanggung kedahsyatan-Mu, aku putus asa”
Amsal 16:9
rencana manusia
“Hati manusia memikirkan jalannya, tetapi TUHAN yang menentukan arah langkahnya.”
Ayub 7:6
hari berlalu
“Hari-hariku berlalu lebih cepat dari pada torak, dan berakhir tanpa harapan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 17:11
✕ Sering dikira
Ayub berarti semua rencananya pasti gagal karena Allah tidak peduli.
✓ Yang sebenarnya
Ayub sedang mengungkapkan perasaannya, bukan pernyataan teologis tentang nasib semua manusia.
✕ Sering dikira
Ayub tidak memiliki harapan sama sekali dengan cara yang tidak beriman.
✓ Yang sebenarnya
Ayub tetap beriman kepada Allah, tetapi ia jujur tentang penderitaannya; ini adalah doa ratapan yang diperbolehkan.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 17:11
Ketika semua rencana kita gagal, kita bisa merasa kehilangan arah. Namun, ingatlah bahwa Tuhan punya rencana yang lebih besar; serahkan kekecewaan kita kepada-Nya dan biarkan Dia menulis ulang masa depan kita.
Tuhan, ketika rencanaku hancur, peganglah tanganku dan tunjukkan jalan-Mu yang baru bagiku, Amin.