Buah Anggur yang Gugur

Ayub 15:33

Elifas Mengecam Ayub yang Menganggap Diri Benar

Dia akan menggugurkan buah anggurnya yang belum matang, seperti pohon anggur, dan akan merontokkan kuncup bunganya, seperti pohon zaitun.

Ayub 15:33 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 15:33?

Ayub 15:33 menggambarkan orang fasik seperti pohon anggur yang menggugurkan buahnya sebelum matang dan pohon zaitun yang kehilangan bunganya. Ini adalah kiasan bahwa kehidupan mereka yang tampak subur akan kehilangan potensi dan tidak mencapai kematangan.

Latar belakang

Gambaran Pohon Anggur yang Mandul

Elifas memakai metafora dari pertanian: orang fasik seperti pohon anggur yang menggugurkan buahnya sebelum matang, seperti pohon zaitun yang merontokkan kuncup bunganya. Ini menggambarkan bahwa semua usahanya akan gagal dan tidak membuahkan hasil.

Di mana

Teman (wilayah Edom)

Di lokasi pertemuan persahabatan, mungkin di luar kota

Kapan

~2000 SM (masa para bapa leluhur)

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Tiga sahabat berdebat dengan Ayub
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elifas, orang Teman

Sahabat Ayub yang tegas, menganggap penderitaan pasti akibat dosa

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang sedang menderita hebat, mempertanyakan keadilan Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁלַךְ

shalakh · menggugurkan

melemparkan, membuang, atau membuat jatuh

בֹּסֶר

boser · belum matang

anggur muda yang masih asam dan belum bisa dipanen

נָשַׁר

nashar · merontokkan

menjatuhkan, menggugurkan, seperti daun atau bunga

Kata-kata ini menekankan bahwa orang fasik akan kehilangan hasil usahanya sebelum sempat dinikmati, seperti buah yang gugur sebelum masak.

Tahukah kamu

Pohon zaitun dalam Alkitab

Zaitun adalah tanaman penting di Israel; bunganya yang gugur sebelum menjadi buah berarti panen gagal, membuat orang kehilangan minyak dan penghidupan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 15:33

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 15:33

✕  Sering dikira

Menganggap metafora ini hanya tentang kegagalan panen literal.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah kiasan untuk kehidupan orang fasik yang sia-sia dan tidak berbuah, bukan sekadar pertanian.

✕  Sering dikira

Mengira kata 'anggur' menunjuk pada alkohol yang dilarang.

✓  Yang sebenarnya

Anggur di sini adalah hasil kebun, melambangkan berkat dan kelimpahan, bukan soal minuman.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 15:33

Kita bisa tampak sukses di mata orang, tetapi jika tidak bertahan dalam kebenaran, hasil hidup kita akan sia-sia. Pastikan apa yang kita bangun berdasar pada fondasi yang benar, agar tidak hilang sebelum waktunya.

Tuhan, mampukan aku untuk bertahan dalam kebenaran-Mu, agar hasil hidupku tidak gugur sebelum waktunya. Amin.