Mengembara untuk Mencari Roti
Ayub 15:23
Elifas Menghardik Ayub dengan Tegas
PerikopElifas Mencerca Ayub · Ayub 15:1-35 →“Dia mengembara ke mana-mana untuk mendapatkan roti, katanya, ‘Di mana itu?’ Dia tahu bahwa hari kegelapan sudah ada di tangannya.”Ayub 15:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia mengembara untuk mencari makan, entah ke mana. Ia tahu, bahwa hari kegelapan siap menantikan dia.”Ayub 15:23 · TB
Terjemahan Baru
“Burung-burung nasar menunggu saat kematiannya, mereka hendak melahap mayatnya. Maka sadarlah ia bahwa suramlah hari depannya.”Ayub 15:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“He wandereth abroad for bread, saying, Where is it? he knoweth that the day of darkness is ready at his hand.”Ayub 15:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 15:23?
Orang fasik hidup seperti gelandangan yang mencari makanan tanpa kepastian, tidak tahu di mana rezeki akan datang. Ia juga sadar bahwa hari kegelapan (penghakiman) sudah menantinya, sehingga hidupnya menjadi tidak tenang.
Latar belakang
Orang fasik tidak pernah tenteram
Elifas melanjutkan gambaran tentang orang fasik yang tidak pernah merasa aman. Orang fasik akan berkelana mencari makanan karena takut kelaparan, dan ia selalu sadar bahwa hari kegelapan (kehancuran) sudah menantinya.
Di mana
Tempat penampungan abu di luar kota, mungkin dekat Uz
Di timbunan abu, dikelilingi teman-temannya
Kapan
~2000 SM (zaman para bapa leluhur)
Periode patriarkal
Yang berbicara
Elifas, orang Teman
Sahabat Ayub yang merasa yakin akan hikmat tradisional
Kepada
Ayub
Pria saleh yang sedang menderita hebat dan mempertanyakan Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָדַד
nadad · mengembara
Melarikan diri, berkeliaran tanpa tujuan, tidak punya tempat tinggal
לֶחֶם
lechem · roti
Roti, makanan pokok, sumber kehidupan
חֹשֶׁךְ
choshekh · kegelapan
Kegelapan, hari kehancuran atau bencana
Kata-kata ini menunjukkan bahwa orang fasik kehilangan berkat dasar Allah: keamanan, makanan, dan terang. Mereka hidup dalam ketidakpastian dan ketakutan.
Tahukah kamu
Mengembara adalah kutukan kuno
Dalam budaya nomaden, mengembara tanpa tempat tinggal tetap adalah tanda kutukan atau hukuman. Elifas menggunakan gambaran ini untuk menggambarkan orang yang diusir dari hadapan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 15:23
Mazmur 109:10
Akibat kutukan
“Biarlah anak-anaknya mengembara dan mengemis, dan biarlah mereka mencari makanan dari tempat-tempat yang sunyi.”
Ulangan 28:66
Tidak yakin hidup
“Hidupmu akan selalu terancam; engkau akan merasa takut siang dan malam, dan tidak akan yakin akan hidupmu.”
Ayub 18:12
Bencana mengintai
“Kekuatannya menjadi lapar, dan bencana siap menantinya di sisinya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 15:23
✕ Sering dikira
Mengira ini ramalan literal tentang Ayub, bahwa ia akan berkelana mencari makan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah retorika Elifas untuk menggambarkan secara umum orang fasik, bukan nubuat tentang Ayub secara spesifik. Ayub tidak sedang mengembara, ia sedang duduk di abu.
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa setiap orang yang kekurangan makanan adalah orang fasik.
✓ Yang sebenarnya
Kitab Ayub menunjukkan bahwa orang benar pun bisa kekurangan secara jasmani (Ayub 1-2), jadi ini hanya pandangan Elifas yang salah.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 15:23
Hidup yang terikat pada dosa sering kali penuh kecemasan akan kebutuhan hidup dan masa depan. Datanglah kepada Allah, yang berjanji mencukupi kebutuhan kita dan memberi ketenangan.
Tuhan, berikanlah aku rasa aman dan keyakinan akan pemeliharaan-Mu; jangan biarkan aku hidup dalam kekhawatiran seperti orang yang tidak mengenal-Mu. Amin.