Air menghancurkan harapan
Ayub 14:19
Harapan di Tengah Keputusasaan
“air mengikis bebatuan, dan hujan deras menghanyutkan tanah di bumi; begitulah Engkau menghancurkan harapan manusia.”Ayub 14:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“seperti batu-batu dikikis air, dan bumi dihanyutkan tanahnya oleh hujan lebat, demikianlah Kauhancurkan harapan manusia.”Ayub 14:19 · TB
Terjemahan Baru
“Batu-batu akan dikikis oleh air yang mengalir kuat; tanah akan dihanyutkan oleh hujan yang lebat. Demikianlah Kauhancurkan harapan manusia.”Ayub 14:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The waters wear the stones: thou washest away the things which grow out of the dust of the earth; and thou destroyest the hope of man.”Ayub 14:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 14:19?
Ayub 14:19 menggambarkan betapa kuatnya kekuatan alam seperti air dan hujan yang mampu menghancurkan batu dan tanah, begitu juga Tuhan menghancurkan harapan manusia. Ini menunjukkan kefanaan dan keputusasaan manusia di hadapan kuasa Tuhan.
Latar belakang
Keputusasaan Ayub tentang kematian
Ayub sedang merenungkan kepastian kematian. Ia merasa harapannya seperti batu yang terkikis air, dihancurkan oleh Allah. Ini adalah ungkapan keputusasaan yang jujur di hadapan Tuhan.
Di mana
Tanah Uz
Di antara abu dan pecahan periuk, setelah percakapan dengan Elifas
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
orang saleh yang menderita, ~60 tahun
Kepada
Allah
Sang Pencipta, sedang Ayub berdoa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תָּשֵׁב
tashev · menghancurkan
mengembalikan, memutar, menghancurkan
תִּקְוָה
tiqvah · harapan
penantian, harapan
אֱנוֹשׁ
enosh · manusia
manusia yang lemah dan fana
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa harapan manusia bersifat rapuh, dan Allah adalah yang berkuasa untuk memutarnya, tetapi Ayub masih berani berbicara kepada-Nya.
Tahukah kamu
Air sebagai simbol kehancuran
Di Timur Tengah kuno, air sering melambangkan kehidupan, tapi di sini justru menjadi agen penghancur, menunjukkan ironi yang kuat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 14:19
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 14:19
✕ Sering dikira
Menganggap Ayub menuduh Allah jahat dan tidak adil.
✓ Yang sebenarnya
Ayub sedang bergumul, bukan menuduh; ia jujur tentang perasaannya, tetapi tetap berbicara kepada Allah.
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini mengajarkan bahwa tidak ada harapan sama sekali bagi manusia.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah keputusasaan sesaat, bukan pernyataan final; Ayub masih berharap pada Allah (lihat ayat 13-15).
Renungan
Renungan Singkat Ayub 14:19
Kita sering membangun harapan pada hal-hal yang sementara, seperti karier, kesehatan, atau hubungan. Ayat ini mengingatkan kita untuk tidak menggantungkan harapan sepenuhnya pada hal-hal duniawi, tetapi pada Tuhan yang kekal.
Tuhan, ajari aku untuk menaruh harapanku pada-Mu, bukan pada hal-hal yang bisa hancur. Amin.