Harapan yang hilang di kegelapan
Ayub 17:15
Ratapan Ayub di Tengah Penderitaan
“di mana harapanku? Siapa yang akan melihat harapanku?”Ayub 17:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“maka di manakah harapanku? Siapakah yang melihat adanya harapan bagiku?”Ayub 17:15 · TB
Terjemahan Baru
“Di manakah harapan bagiku; siapa melihat adanya bahagia untukku?”Ayub 17:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And where is now my hope? as for my hope, who shall see it?”Ayub 17:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 17:15?
Ayub bertanya dengan retoris, 'Di mana harapanku?' Ia merasa harapannya hilang tak berbekas. Tidak ada yang bisa melihat harapannya, artinya harapan itu sepertinya tidak akan pernah terwujud.
Latar belakang
Harapan yang suram
Ayub merasa hidupnya berakhir dan masa depannya gelap. Ia membayangkan dunia orang mati (Sheol) sebagai 'rumahnya' dan bertanya-tanya apakah ada harapan yang tersisa.
Di mana
Tanah Uz
di antara abu, setelah pesta diskusi
Kapan
~2000 SM
Zaman para Bapa
Yang berbicara
Ayub
orang yang saleh, sedang menderita berat
Kepada
Teman-teman Ayub
Elifas, Bildad, dan Zofar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תִּקְוָה
tiqvah · harapanku
harapan, sesuatu yang diikatkan, tali harapan
מִי
mi · siapa
kata tanya 'siapa' atau 'manakah'
רָאָה
ra'ah · melihat
melihat, memandang, mengamati
Ketiga kata itu membentuk pertanyaan retoris yang menunjukkan Ayub merasa harapannya tidak hanya hilang, tetapi juga tidak akan terlihat atau diperhatikan oleh siapa pun.
Tahukah kamu
Kata 'harapan' dalam bahasa Ibrani
Di sini 'harapan' adalah 'tiqvah', yang akar katanya berarti 'tali' — seperti tali yang dipegang untuk bertahan. Ayub merasa talinya putus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 17:15
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 17:15
✕ Sering dikira
Ayub berarti benar-benar tidak memiliki harapan Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ayub sedang meluapkan keputusasaan, tapi kemudian ia tetap berharap kepada Allah.
✕ Sering dikira
'Harapanku' di sini berarti barang yang ia miliki.
✓ Yang sebenarnya
Harapan di sini adalah pengharapan akan masa depan dan kelepasan.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 17:15
Pertanyaan Ayub ini menggema dalam hati kita saat kita merasa harapan hilang. Namun, dalam Kristus, harapan kita tidak berakhir di kubur. Kita dapat mengingat bahwa Allah adalah sumber harapan yang sejati.
Tuhan, ketika harapanku memudar, tolong aku untuk meletakkan harapanku pada-Mu yang tidak pernah mengecewakan. Amin.